JAKARTA – Touring bermotor jarak jauh banyak dipilih bikers untuk menjalani hobi. Sensasi berkendara sepeda motor jarak tempuh jauh dengan beragam kondisi dan kontur jalanan memberi banyak pengalaman bagi pelakunya.

Demi menempuh perjalanan impian dengan sepeda motor, mereka tak merasakan lelah, letih bahkan khawatir terluka. Sebaliknya, para biker ketagihan dan rasa rindu untuk kembali bermotor jarak jauh.

Tim Safety Riding Promotion (SRP) menyatakan tidak usah menghiraukan berlebihan beragam kemungkinan yang bakal terjadi pada saat melakukan bermotor jarak jauh. Dengan kesadaran berkendara aman atau safety riding semua bisa berjalan baik.

“Mental jadi modal awal bagi pemotor saat memutuskan melakukan jalan jauh dengan motor kesayangannya. Namun jangan Cuma mental dan nyali, diperlukan lebih dari kedua faktor untuk pencarian pengalaman makin seru dan tidak terlupakan,” jelas Head of Safety Riding Promotion (SRP) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani.

Baca juga :  Begini Cara TYCI Rayakan Hari Jadi ke-14

Instruktur yang telah menghabiskan banyak waktu di bidang edukasi berkendara aman dengan semangat #cari_aman ini beberkan beberapa tips yang bisa berguna untuk disiapkan.

Mental tanpa skill berbahaya  

Sekali lagi mencoba beragam hal tanpa keberanian memang tidak akan terwujud namun jangan sekali-kali praktek ini dijalankan dalam berkendara motor. Mental akan hadir jika motor yang dipilih sesuai dengan karakter, postur, serta kemampuan pengendalian sepeda motor.

Jangan ingin tampil keren gunakan motor bermesin besar namun tanpa kemampuan yang mumpuni.  Pilihlah unit sepeda motor yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, mesin besar tidak menjamin perjalanan anda menyenangkan.

“Memang benar mental dan cara berkendara yang baik dapat menjadi kunci pengendara berpostur kecil dapat kendalikan motor dengan baik,” jelas Agus.

Baca juga :  Ratusan Pemilik Yamaha NMax Meriahkan 'NMax Riders Gathering'

Dirinya menjelaskan lebih detail untuk mencoba melihat gaya berkendara pebalap MotoGP yang berpostur sedang, tidak terlalu tinggi namun dengan baik menggunakan kemampuan dirinya saat mengajak manuver motor di tikungan ataupun akselerasi di jalur lurus.

“Perhatikan bagaimana badan pebalap MotoGP saat ditikungan dan bandingkan dengan gaya pebalap motorcross saat ditikungan. Badan kendali motor dan hingga sikap tangan dan kaki mereka berbeda dengan tujuan dan tentunya karakter motor dan jalan yang berbeda,” tambahnya.

Jika skill Anda ada dipastikan mental akan lebih baik saat berkendara bahkan dengan motor yang besar dan berbagai kondisi jalan yang berbeda akan hasilkan sensasi bermotor yang menyenangkan.

Pemahaman mental tentu harus didukung dengan perlengkapan berkendara yang lengkap dan berkualitas baik. Perlengkapan yang baik scara maksimal dapat melindungi bagian tubuh terkena cidera berat saat kecelakaan.

Baca juga :  Saat Cuaca Panas, Perhatikan 5 Bagian Motor Ini

Terakhir pahami dengan baik karakter motor yang digunakan jangan asal berani. Motor didesain dengan bergam perbedaan besar mesin, berat, fungsi hingga kemampuan menjelajahnya.

Memahami karakter motor ini akan menghasilkan sikap berkendara untuk pengendara ketika melakukan perjalanan jauh dengan motor kesayangannya.

“Yang penting mental itu penting tapi tanpa skill bisa fatal. Jadi pikirkan matang-matang sebelum memilih motor yang akan dijadikan teman berpetualang dalam mencari sensasi di atas roda dua,” tutup Agus. {PO/Mir)