JAKARTA – Yamaha Indonesia menerjunkan dua pembalapnya di ajang balapan dunia World Supersport (WSSP) 300 seri Qatar yang digelar akhir Oktober ini. Galang Hendra Pratama yang turun full seri musim 2019, akan kembali mengejar podium di ajang ini.

Semangat Galang Hendra bakal membuncah, karena di ajang yang sama bakal turun juga pembalap Yamaha Indonesia lainnya yakni M Faerozi. Pebalap berusia 16 tahun ini akan mengikuti balap Word Super Sport 300 2019 seri Qatar dengan status wild card.

Dalam keterangannya kepada media saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/10), PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan kebanggaannya pada dua pembalap terbaiknya ini.

Baca juga :  Gunakan Truk Hybrid, Tim Hino Sugawara Finish di Dakar Rally 2022

“Kami sangat senang dapat mengumumkan bahwa Faeroz akan membalap di World Supersport 300 di Qatar dengan menggunakan motor R3 buatan Yamaha Indonesia bersama Galang Hendra Pratama ujar Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur dan CEO YIMM.

Beberapa waktu terakhir, terang Morimoto, Faeroz menunjukan konsistensinya di ajang ARRC 2019 dan sempat meraih Super Pole di Suzuka 4 Hours. “Oleh karena itu, ayo bersama kita dukung para pembalap muda Indonesia ini agar dapat meraih podium di pentas dunia,” katanya.

Kedua pebalap Yamaha Indonesia ini akan berlaga di WSSP300 seri Qatar pada 24-26 Oktober mendatang menggunakan Yamaha YZF-R3 yang merupakan produk global buatan Indonesia.

Baca juga :  Galang Hendra Kejar Poin di WSSP Portugal 2020 Pekan Ini

Bagi Faerozi berlaga di WSSP300 untuk pertama kalinya, karena tahun ini Faeroz berlaga di kelas 250cc Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019. Faeroz mengaku bangga sekaligus tertantang.

“Saya sangat senang bisa balapan dengan Galang Hendra dan juga Tim MotoXracing yang memiliki banyak pengalaman di WorldSSP 300. Saya akan berusaha maksimal untuk peluang ini. Terimakasih Yamaha. Semakin Di Depan, Gasspoll,“ terang Faerozi.

Untuk menghaapi balapan ini, Faeroz akan banyak berdiskusi dengan Galang terutama mengenai pencarian set-up motor, latihan fisik, hingga pola istirahat yang baik mengingat race akan berlangsung pada malam hari.

Baca juga :  Tampil di Kandang Sendiri, Marquez Pakai Helm Spesial

Galang yang sudah berpengalaman mengatakan, Faeroz harus lebih banyak berkomunikasi dengan para mekanik yang menanganinya.

“Saya lebih menekankan kepada Faeroz supaya banyak komunikasi dengan mekaniknya, terutama mengenai setingan motor. Karena dia yang lebih tahu, nyamannya seperti apa, setingan suspensinya bagaimana, Faeroz yang merasakan, jadi harus banyak komunikasi,” kata Galang. [PO/Haz]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *