JAKARTA – Setelah lama berkiprah di Bandung, Mobil 808 akhirnya merambah Ibu Kota dengan membuka showroom di Distrik Otomotif Blok H No. 7-8, Pantai Indah Kapuk 2 Salembaran Jati, Kosambi, Tangerang Regency Banten, Banten.

Pembukaan Mobil 808 and Sky Faciliteas to support Automotif at community dihadiri pegiat pegiat otomotif dan pecinta mobil Supercar di Jabodetabek.

Michelin Widjaja, juru bicara di Mobil 808 mengatakan, awalnya Mobil 808 bermarkas di Jl. Tamblong No.44, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat .

Persisnya pada 2006-2007 telah berdiri showroom supercar di Indonesia pertama di Bandung. Di situ awalnya pecinta mobil Supercar saling bertemu dan tukar pengalaman.

“Kebanyakan yang datang merupakan teman dari papa saya yang merupakan owner di Mobil 808. Papa dulu pembalap. Jadi yang datang dan berbagi pengalaman di showroom kami di Bandung, ya teman teman Papa,” kata Michelin.

Baca juga :  Dua Varian The New BMW Seri 7 Meluncur Harganya Fantastis

Showroom di Bandung tergolong lengkap, karenanya costumer maupun komunitas bisa saling kerjasama. “Jadi kalau misalnya kita nggak punya stoknya kita kasih ke orang kalau misalnya orang juga butuh stoknya kita kasih gitu,” kata dia.

Michelin menambahkan, pihaknya melakukan tukar-tukaran pada sesama penggemar Supercar. Baik di Bandung maupun di Jakarta banyak penggemarnya.

“Pokoknya, kita saling mensupport. Sampai akhirnya kita melebarkan sayap di PIK 2 supaya tidak bolak balik,” katanya.

Terkait prospek Mobil Supercar sendiri, kata Michelin, tetap punya market sendiri. Apalagi mobil mewah ini masih menjadi impian bagi kebanyakan orang, meski harga jualnya fantastis, dan biaya perawatan tidak murah.

Baca juga :  BMW M5 Edition 35 Years Seharga Rp5,1 Miliar, Diproduksi 350 Unit

Biasanya, kata Michelin, para pembeli supercar berasal dari kalangan pengusaha, pejabat, dan figur publik. Mereka memiliki ketertarikan dengan dunia otomotif, khususnya supercar.

Ada pula pembeli supercar yang memandang produk tersebut, khususnya pada tipe-tipe tertentu, sebagai instrumen investasi.

Sebagian konsumen supercar ada yang membayar produk ini secara tunai ataupun kredit.

Pihaknya masih percaya banwa permintaan supercar akan tetap melaju terlepas dari adanya bayang-bayang resesi.

“Konsumen-konsumen di segmen ini punya alokasi budget tersendiri untuk barang hobi mereka,” kata dia.

Dia pun menambahkan, terdapat dua versi supercar jenis sedan dua pintu, antara lain coupe yakni supercar yang tidak bisa dibuka atapnya dan versi spider/cabriolet yaitu supercar yang atapnya bisa dibuka.

Baca juga :  Suzuki Ertiga Cross Muncul di India Apa Sih yang Beda?

Selain itu, ada beberapa sport utility vehicle (SUV) yang dapat dikategorikan sebagai supercar.

“Top of mind brand supercar untuk segmen pelanggan di Indonesia ada Lamborghini, Ferrari, Porsche, McLaren, Roll Royce, Bentley, dan beberapa brand lainnya,” ungkap dia.