w140

JAKARTA – Mercedes-Benz W140 S-Class merupakan varian tertinggi dari kendaraan pabrikan Jerman tersebut. Diproduksi dari tahun 1991-1998 S Class ini banyak digunakan negara-negara maju dan berkembang untuk mobil kenegaraan, termasuk Indonesia.

Bahkan saat ini, Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia pun menggunakan Mercedes-Benz S600 Pullman Guard. Sebuah kendaraan yang memiliki teknologi tercanggih, seperti mampu menahan tembakan dari senapan, mortir, granat, hingga serpihan ledakan bom.

Nah, W140 sendiri sekarang masih banyak digunakan oleh pecinta Mercedes-Benz, bahkan di Indonesia ada klub yang menamakan dirinya sebagai Mercedes-Benz W140 Club Indonesia (MB W140 CI). Berbagai keluaran pertama hingga terakhir dari W140 bisa kita temui di klub ini.

Dan kali ini, mereka menggelar perjalanan turing dari Jakarta menuju Palembang untuk menghadiri Jambore Nasional (Jamnas) Mercedes-Benz Club Indonesia (MB INA) yang ke-13 yang digelar dari tanggal 28-30 September 2018.

Baca juga :  Saat Bikers Honda Jakarta Cari berkah di Bulan Ramadhan

Sebanyak 17 unit W140 berjalan beriringan dari Jakarta menuju Palembang pada hari kamis 27 September 2018 yang diikuti sekitar 50 membernya. Namun disini, saya tidak ingin menceritakan mengenai perjalanan mereka, akan tetapi bagaimana rasanya berada dalam sebuah S Class lansiran 1997 yang memiliki mesin berkapasitas 3,2 liter dengan tenaga 228Hp tersebut.

Hal pertama yang saya lihat begitu memasuki mobil ini adalah luasnya kabin kendaraan empat penumpang tersebut. Apalagi saat saya duduk di bangku samping pengemudi, dengan tinggi 175cm, kaki saya ini begitu nyamannya saat di selonjorkan.

Bisa dikatakan, belum jalan saja, saya sudah merasakan sebuah kenyamanan dari sebuah Mercedes-Benz W140. Nah, begitu kendaraan mulai berjalan menyusuri jalan tol Jakarta-Merak, saya semakin yakin bahwa mobil ini-meskipun sudah tergolong berusia tua-namun masih tetap memberikan sebuah sensasi tersendiri saat berkendara.

Baca juga :  MTC INA Ramaikan Launching Aplikasi Terbaru Bank Mandiri

Bolehlah orang bilang bahwa jalanan dari Jakata menuju Merak masih terbilang bagus, jadi pantas jika pengemudi dan penumpang W140 merasa nyaman. Tapi, di saat rombongan melakukan perjalanan dari Lampung menuju Palembang yang memiliki kontur jalanan yang beragam, mungkin banyak orang yang tidak percaya bahwa kendaraan ini memang masih memiliki kelebihan dibanding mobil lainnya.

Hal tersebut saya rasakan saat melalui jalanan dari Lampung ke Palembang. Slain turunan dan tanjakan, rute yang kami lalui juga memiliki beragam tikungan, bahkan banyak yang berlobang dan bergelombang. Semua rute tersebut mampu di ‘libas’ dengan mulus oleh kendaraan yang juga memilki akselerasi luar biasa ini.

Boleh percaya atau tidak, namun memang benar bahwa Mercedes-Benz W140 S Class lansiran 1997 yang saya tumpangi masih memiliki akselerasi mumpuni dan juga mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpangnya yang berada di depan dan belakang , ” Oh iya, perlu dketahui bahwa selama perjalanan dari Lampung ke Palembang, saya menempati bangku belakang.”

Baca juga :  Sempat Dikudeta, Munaslub MBC Indonesia di Karawang Sukses Angkat Bro Rian Jadi President

Dari apa yang tertuang disini, kesimpulan saya adalah tidak salah jika kendaraan ini digunakan oleh banyak pemimpin negara di dunia.  Dua kata buat Mercedes-Benz W140 S Class, Luar Biasa..!!! [Po/Agus]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *