JAKARTA – Warna baru di dunia otosport hadir. Pereli nasional Rifat Sungkar lahirkan Woman Rally Team yang anggotanya perempuan semua.
Dalam dunia otosport, siapa yang tidak kenal dengan Rifat Sungkar. Putra pasangan balap Helmi dan Ria Sungkar ini, menjadi salah satu legenda balap Indonesia saat ini. Setelah puluhan tahun membalap, dia terus menularkan ilmu balapnya. Yang terbaru, Rifat Sungkar lahirkan Woman Rally Team (WRT).
Dari namanya, tentu saja anak didik Rifat Sungkar dalam tim ini adalah perempuan semua. Dalam jumpa pers Rifat Sungkar lahirkan Woman Rally Team Selasa (26/05) disebutkan, suami Sissy Priscillia ini memilih tiga pembalap muda potensil untuk memperkuat Tim WRT.
Mereka adalah Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina. “Ketiga pembalap perempuan ini saya kenal konsisten, seluruh Event ballap dan rally mereka ikuti. Saat ini banyak pembalap perempuan dengan skill tinggi, tetapi mereka tidak punya konsistensi,” ungkap Rifat tentang latar belakang pemiihan anggota tim balapnya.
Secara spesial, pada kesempatan perkenalan tim ini, Rifat ditemani sang Bunda yakni Ria Sungkar yang dikenal sebagai salah satu perelly perempuan nasional yang berkiprah sejak tahun 1972. Kisah Ria Sungkar yang sukses jadi pembalap perempuan Indonesia turut menginspirasi para pembalap belia ini.
iCAR V23 Resmi Meluncur, harga Mulai 389,9 Juta
Timbalap besutan Rifat Sungkar ini cukup beruntung, karena perjalanan mereka di musim 2026 mendapat dukungan dari SIMPATI produk dari Tellkomsell dan langsung menamai tim ini dengan SIMPATI Woman Rally Team.
Bersama Simpati, Rifat langsung mentargetkan kerjasama ini terkoneksi dengan baik, sebaiak koneksi SIMPATI untuk menjadi kekuatan pereli wanita Indonesia di ajang Rally Nasional.
Bagi Rifat Sungkar, terbentuknya tim ini sebagai bentuk komitmennya dalam membuka ruang lebih besar bagi perempuan untuk berkembang dan berprestasi di dunia rally Indonesia.
Kehadiran SWRT menjadi simbol bahwa kemampuan pereli wanita mampu bersaing dan disejajarkan dengan para pereli pria di ajang motorsport nasional.

Selama tiga tahun terakhir, Rifat Sungkar juga aktif menjadi mentor bagi Diva Zahra yang berhasil menunjukkan performa dan prestasi menjanjikan dalam berbagai ajang Sprint Rally nasional.
Konsistensi dan perkembangan tersebut menjadi salah satu fondasi utama terbentuknya SWRT sebagai tim yang memiliki visi besar untuk masa depan motorsport wanita Indonesia.
SWRT hadir dengan visi menjadi tim rally wanita terbaik di Indonesia yang terus mampu bersaing dengan pereli lainnya, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di dunia otomotif.
Setelah tiga tahun menjadi mentor Diva, Rifat semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia rally.
“SWRT dibentuk bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membuka jalan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani masuk ke dunia motorsport,” ujar Rifat Sungkar.
Keinginan Rifat membentuk sebuah tim reli wanita terinspirasi pula oleh kisah sang Bunda, yaitu Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo alias Ria Sungkar. Sang ibu telah berkiprah di dunia reli sejak 1972 itu, dan masih sempat mengikuti ajang reli di tahun 2000-an.
Perjalanan Ria Sungkar di dunia balap menjadi contoh nyata bagi Rifat bahwa wanita Indonesia memiliki banyak kemampuan termasuk berprestasi di ajang motorsport yang masih didominasi kaum adam.
Sementara itu, pihak SIMPATI melihat SWRT sebagai representasi semangat anak muda Indonesia yang berani melampaui batas dan terus menunjukkan prestasi di bidang yang mereka tekuni.
“SIMPATI mendukung lahirnya lebih banyak talenta muda inspiratif, termasuk di dunia motorsport, sekaligus menghadirkan semangat pemberdayaan perempuan untuk terus maju dan berprestasi,” ujar Willy Budiman Martamihardja selaku GM Brand Event and Activation Telkomsel.
Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally pada 4 Putaran yaitu Putaran 2 di Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, lalu di Putaran 3 Jawa Timur, Putaran 4 di Jawa Tengah dan Putaran 5 di Jakarta pada 1 November 2026.
Dalam mengarungi Kejurnas Sprint Rally 2026, Diva Zahra yang ditemani Reza (Echa) sebagai navigator akan turun di Kelas F3 menggunakan Honda Jazz kesayangannya, sementara Larasati ditemani navigator senior Emay Ahmad juga turun di Kelas F3 menggunakan Toyota Ist.
Pereli ketiga yaitu Patricia Revalina akan berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan sebagai navigator berkompetisi di Kelas F1 menggunakan Honda Jazz.
Melalui keikutsertaan di berbagai seri Kejurnas tersebut, SWRT menargetkan menjadi tim pereli wanita terbaik dan mampu tampil kompetitif di tengah persaingan rally nasional yang semakin ketat.
Kehadiran SWRT juga diharapkan mampu menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga otomotif Indonesia, khususnya dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi talenta-talenta wanita untuk berkembang dan berprestasi.
Rifat Sungkar lahirkan Woman Rally Team menjadi sebuah warna baru dalam dunia otosport muncul. Dengan semangat kompetitif, kerja keras, serta dukungan dari mentor berpengalaman, SIMPATI Woman Rally Team siap menjadi kekuatan baru dalam dunia rally Indonesia musim 2026. {PO/Mir}

