JAKARTA – Peminat Chery OMODA 5 GT harus menentukan sikapnya sekarang. Pasalnya, PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan akan terjadi penyesuaian harga Chery OMODA 5 GT mulai 5 Desember 2023.

Kenaikan harga Chery Omoda 5 GT ini berlaku untuk kedua varian Chery OMODA 5 GT, yaitu Front Wheel Drive dan All Wheel Drive. Penyesuaian harga memang tidak terlalu signifikan, mulai dari satu persenan dari harga awal atau sekitar Rp 5.000.000.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/11/23), Executive Vice President PT Chery Sales Indonesia Qu Ji Zong mengatakan, permintaan Chery OMODA 5 GT Di luar perkiraan pihaknya, yakni meningkat hingga membuat PT Chery Sales Indonesia harus mempercepat produksi.

Bukan hanya itu, secara bersamaan juga tengah terjadi kenaikan harga bahan baku dan suku cadang di pasar global yang mempengaruhi biaya produksi Chery OMODA 5 GT. “Karena itu kami harus melakukan penyesuaian harga untuk konsumen,” jelas Qu Ji Zong.

Disebutkan, Chery yang dikenal sebagai mobil premium asal China berkomitmen untuk memberikan pengalaman berkendara terbaik dari produk-produk berkualitas.

Baca juga :  Brio Satya Jadi Kontributor Terbesar Honda di Semester Pertama 2019

Tentu hal ini hanya dapat diwujudkan dengan penggunaan bahan baku dan suku cadang berstandar tinggi. Hasil produksi Chery OMODA 5 GT akan selalu menyesuaikan dengan standar kualitas global Chery sebagai bagian dari komitmen utama Chery untuk menghadirkan produk yang bernilai.

Atas rencana penyesuaian harga Chery Omoda 5 GT ini, Chery mengajak para konsumen yang ingin memiliki Chery OMODA 5 GT sebelum mengalami penyesuaian harga, menghubungi tim penjualan Chery di 48 jaringan diler di seluruh Indonesia.

“Kami masih melayani konsumen yang melakukan pemesanan dengan harga awal sebelum tanggal 5 Desember 2023,” ujar Qu Ji Zong.

1 tahun di Indonesia

Chery baru saja merayakan 1 tahun kehadirannya di Indonesia yang diperingati pada bulan November 2023. Dalam satu tahun ini, Enam SUV premium berteknologi tinggi telah diperkenalkan Chery dari seri TIGGO Pro dan OMODA 5.

Semua mobil ini dirakit di pabrik CKD Indonesia di bawah pengelolaan PT Chery Sales Indonesia. Secara eksponensial, penjualan Chery meningkat dengan rata-rata penjualan 400 unit setiap bulannya.

Baca juga :  20 Tahun Eksis di Indonesia, Honda CR-V Terjual 213.241 Unit

Model Chery yang paling populer saat ini adalah Chery OMODA 5, sebuah SUV crossover dengan tampilan futuristik dan fitur berteknologi tinggi. Chery OMODA 5 yang diperkenalkan dalam varian 1.500 cc, 1.600 cc dan EV berhasil menarik perhatian konsumen Tanah Air dengan mencapai 75% dari total penjualan.

Sebagai perusahaan yang berfokus kepada konsumen, dalam satu tahun Chery telah berhasil membangun 48 jaringan dealer di 23 kota agar semakin mudah melayani konsumen otomotif Indonesia.

Seluruh jaringan dealer Chery hadir untuk melayani kebutuhan transaksi, servis, dan suku cadang dengan standar Servis Chery 6 Bintang, termasuk garansi mesin 10 tahun atau 10.000.000 km.

Ketersediaan suku cadang Chery di Indonesia juga terjamin dengan adanya gudang suku cadang yang secara rutin menjamin ketersediaan di setiap dealer Chery di seluruh Indonesia.

Ke depannya Chery akan konsisten memperkenalkan model-model lain untuk semakin banyak memberikan pilihan mobil premium dengan teknologi terdepan. Chery akan membawa Anda melaju bersama untuk menjadi bagian dari mobilitas berkelanjutan di masa depan.

Baca juga :  New Avanza & Veloz Baru Diklaim Punya Ruang Kabin Lebih Senyap

Sementara secara global, Chery merupakan perusahaan mobil China yang pertama kali melakukan ekspor kendaraan, suku cadang CKD, mesin, dan teknologi, serta peralatan manufaktur kendaraan.

Hingga kini, Chery telah melakukan ekspor kepada lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, memiliki 10 pabrik di luar wilayah China, serta 1.500 diler dan outlet yang melayani 11 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk 1,9 juta pengguna di luar China.

Dengan kekuatan produksi dan jangkauannya tersebut, Chery mampu menempati peringkat pertama dalam jumlah mobil penumpang yang diekspor dari China selama 20 tahun berturut-turut. {PO/Mir}