BALI – Hotel di Bali mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam pariwisata berkelanjutan. Dengan memilih mobil listrik, sektor pariwisatanya menerapkan inovasi keberlanjutan.

Dukungan hotel di Bali terhadap onovasi berkelanjutan diterapkan dalam banyak hal. Antara lain, penggunaan sumber energi yang ramah lingkungan seperti panel surya, mendorong penggunaan kendaraan elektrifikasi melalui insentif.

Menyediakan fasilitasi stasiun pengisian kendaraan listrik, pengelolaan sampah berkelanjutan, konservasi air serta penghijauan, dan reforestasi.

Keseluruhan inisiatif tersebut tidak hanya untuk memperbaiki kualitas udara tetapi juga untuk meningkatkan daya tarik Bali sebagai destinasi wisata premium dengan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Mendukung inisiatif berkelanjutan, The Stones Hotel – Legian Bali, Autograph Collection berkolaborasi dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menghadirkan uji coba mobilitas elektrifikasi (xEV) sebagai layanan antar-jemput antara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan The Stones Hotel.

Hal ini menjadi langkah penting bagi The Stones Hotel dalam industri perhotelan yang menghadirkan ragam kendaraan elektrifikasi, melalui teknologi kendaraan terbaru mobil elektrifikasi Toyota seperti Kijang Innova Battery Electric Vehicle (BEV), Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Yaris Cross Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Uji coba mobil elektrifikasi Toyota yang telah dimulai sejak Februari 2024 ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kenyamanan masing-masing.

Baca juga :  Hyundai Creta, SUV Buatan Pabrik Indonesia Meluncur di GIIAS

Sekaligus dapat berkontribusi terhadap transportasi rendah emisi, sejalan dengan komitmen hotel untuk memastikan setiap perjalanan ramah lingkungan dan menyenangkan.

Franklyn Kocek, General Manager The Stones Hotel – Legian Bali, mengungkapkan kegembiraannya atas inisiatif ini. Pihaknya senang bisa merintis solusi transportasi berkelanjutan di Bali, bermitra dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia untuk meluncurkan airport shuttle dengan beragam teknologi mobil elektrifikasi Toyota, termasuk salah satunya kendaraan iconic Kijang Innova BEV Conversion satu-satunya di Indonesia.

“Kami tidak hanya memberikan pengalaman perjalanan mewah kepada para tamu, namun juga mengurangi jejak karbon kolektif kita bersama,” ujar Franklyn Kocek.

Pengunjung dapat memanfaatan layanan tersebut dengan tarif antara IDR 350.000 hingga IDR 375.000++ per kendaraan per perjalanan. Layanan antar-jemput eksklusif ini tidak hanya menawarkan kenyamanan untuk dapat menampung hingga tiga orang dewasa beserta empat buah bagasi, tetapi juga memberikan solusi transportasi yang ramah lingkungan.

The Stones Hotel, dalam mendukung semangat kolaborasi ini, mengusung kampanye ‘Let’s Get Electrified’. Kampanye tersebut lebih dari sekadar slogan, melainkan seruan untuk aksi nyata, mengundang para pengunjung dan masyarakat, untuk menjadi bagian dari gerakan global menuju transformasi pariwisata hijau dan berkelanjutan di Bali.

Solusi Mobilitas Berkelanjutan

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengungkapkan, dalam menghadapi tantangan terkait mobilitas yang semakin kompleks dan beragam kebutuhan konsumen, Toyota terus berinovasi untuk menyediakan solusi yang terjangkau, ramah lingkungan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Baca juga :  Pria Ini jadi Konsumen Pertama Mobil Listrik Nissan Kicks e-POWER

“Dengan berbagai pilihan mobil elektrifikasi Toyota seperti BEV, PHEV, dan HEV, Toyota Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas yang beragam dan ramah lingkungan,” tegas Nandi Julyanto.

Disebutkan, pengembangan kendaraan Innova BEV konversi sejak tahun 2022 mencerminkan langkah progresif TMMIN dalam memperluas portofolio elektrifikasi. Melalui inisiatif ini, Toyota tidak hanya menawarkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang bagi konsumen untuk menjelajahi berbagai solusi mobilitas sesuai kebutuhan mereka.

“Dengan pendekatan multi-pathway kami, kami bertekad untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan dan adaptif, memastikan bahwa masa depan mobilitas tidak hanya efisien, tetapi juga inklusif termasuk untuk area pariwisata seperti Bali,” kata Nandi Julyanto.

Pengembangan kendaraan konversi Innova BEV, menurut Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam, telah menjadi tonggak penting dalam menjelajahi kemungkinan dan potensi solusi mobilitas berkelanjutan.

Pada Februari 2024, uji coba kendaraan konversi Innova BEV telah mencapai 80.000 km yang mencakup beragam jenis jalan di kawasan pulau Jawa & Bali dan berhasil mengidentifikasi masalah teknis serta penanggulangannya.

Saat ini TMMIN sedang meneruskan uji coba tersebut untuk mencapai jarak 100.000 km. Hasil uji coba ini tidak hanya bermanfaat untuk mendapatkan temuan dan kebutuhan perbaikan teknis pada kendaraan elektrifikasi dan juga baterai, tetapi juga memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan kompetensi khusus para insinyur lokal selanjutnya, sesuai dengan semangat Toyota, “We make people before we make product”.

Baca juga :  Hyundai Luncurkan Dua Mobil Listrik Ioniq dan Kona, Harga Lebih Murah Dibanding Tesla

Transformasi Pariwisata Hijau di Bali

Hal lain yang dilakukan Toyota guna mendorong transformasi pariwisata hijau di Bali adalah sistem transportasi berbasis teknologi elektrifikasi dan digital yang diselenggarakan oleh Toyota Mobility Foundation (TMF) melalui program Sustainable Mobility Advancing Real Transformation (SMART) di Ubud sebagai wilayah wisata premium, yang telah rampung dilaksankan sejak September 2023 hingga Mei 2024.

Kedepannya, Grup Toyota akan terus memanfaatkan teknologi elektrifikasi dan pengetahuan yang telah dikembangkan melalui aktivitas bisnisnya serta melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, untuk mempromosikan aktivitas yang sejalan dengan konsep SDGs. Nah, mau jajal kerennya mobil elektrifikasi Toyota di Bali? {PO/Mir}