Ditutup di Jogja, Festival Pasar Rakyat 2024 Digelar Seru di Pasar Ngasem

YOGYAKARTA – Rangakaian Festival Pasar Rakyat 2024 ditutup di Pasar Ngasem Yogyakarta. Sejumlah perbaikan dan pembinaan Adira Finance berharap Pasar Ngasem terangkat sebagai pasar wisata.

Aneka hiburan, pelatihan hingga perbaikan pasar kembali menjadi fokus dalam gelaran Festival Pasar Rakyat 2024 yang ditutup di Pasar Ngasem Yogayakarta.

Digelar pada Sabtu-Minggu (14-15 Desember 2024), Festival Pasar Rakyat 2024 diinisiasi oleh PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) melalui unit usaha syariah bersama Danamon Syariah dan Zurich Syariah.

Surya Almada, Head of Regional SSD Jawa Tengah Adira Finance mengatakan FPR menghadirkan fasilitas yang lebih baik dan pendampingan pedagang. “Kami berupaya menjadikan pasar ini sebagai pusat kegiatan ekonomi, budaya, dan wisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pasar  Ngasem sejak lama menjadi pasar wisata di Yogayakarta. Dalam gelaran Festival Pasar Rakyat 2024, Adira Finance bersama Dinas Pasar Yogyakarta membangkitkan potensi pasar tersebut.

Baca Juga: Mitsubishi Xforce Ultimate DS, Hadirkan Segudang Fitur Keselamatan di Xforce

Pasar mendapat revitalisasi, pedagangnya memperoleh pengetahuan soal pemasaran. Dua hal penting ini membuat Pasar Ngasem bisa bersaing dengan pasar modern yang tumbuh di mana-mana.

Sebelumnya FPR 2024 sukses digelar di empat pasar. Di antaranya, Pasar Rangkasbitung, Lebak, Banten, Pasar Pahing di Kediri, Pasar Legi di Solo, Pasar Kosambi di Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong eksistensi pasar rakyat menjadi ruang publik yang kreatif, modern, dan berkelanjutan dengan mengusung konsep halal dan SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat).

Pasar Bersejarah Menjadi Pusat Kreativitas Modern

Terletak strategis dekat Keraton Yogyakarta dan kawasan wisata Taman Sari, Pasar Ngasem adalah pasar tradisional yang sejak tahun 2010 telah bertransformasi menjadi tujuan wisata belanja dan kuliner populer.

Menampilkan produk lokal seperti bahan pangan segar, barang seni, dan kerajinan tradisional, Pasar Ngasem telah menjadi ikon budaya Yogyakarta. Namun, pasar ini juga menghadapi tantangan, seperti kurangnya fasilitas dan sistem pengelolaan sampah yang memadai.

Baca Juga: Ingat, Ini Merek Dunia: MobilTM Lebih Dari Sekadar Mobil

Adira Finance bersama mitra syariahnya berkomitmen untuk mengatasi tantangan ini melalui penyediaan fasilitas yang diperbarui dan program edukasi untuk pedagang tentang teknologi digital.

Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Lebih lanjut, dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing Pasar Ngasem sebagai pusat aktivitas ekonomi dan budaya di Yogyakarta, langkah konkret perbaikan pasar yang dilakukan melalui revitalisasi fisik dan non fisik.

Perbaikan dan penyediaan fasilitas menjadi salah satu prioritas utama dalam revitalisasi fisik Pasar Ngasem yang mencakup area toilet, mushola, pembagian zona pasar, pengadaan 10 dust bin dan 3 tempat sampah pilah, serta pemberian 50 pohon untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih hijau.

Selain perbaikan fasilitas, revitalisasi non fisik dilakukan untuk mendukung pengembangan kapasitas pedagang pasar. Program yang dilaksanakan antara lain: asistensi sertifikasi halal dengan memberikan pendampingan untuk 34 pedagang mendapatkan sertifikasi halal.

Selain itu pelatihan literasi keuangan dan digitalisasi pasar diberikan kepada ratusan pedagang. Pelatihan ini juga mencakup pengenalan aplikasi pembayaran non-tunai serta WhatsApp Business, yang dirancang untuk mendukung transaksi online dan memperluas akses konsumen.

Dengan keterampilan ini, pedagang tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga memperkuat daya saing usaha mereka melalui pemasaran digital yang efektif.

Dalam rangka mempererat hubungan antara pedagang, pengunjung, dan seluruh ekosistem Pasar Ngasem, Festival Pasar Rakyat 2024 (FPR) menghadirkan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menghubungkan berbagai pihak dalam suasana meriah dan interaktif, seperti:

Pameran Inklusi Keuangan Syariah, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah. Pameran ini menghadirkan berbagai penawaran menarik. {PO/Mir}