TANGERANG – Didampingi Komisaris Utama PT Distrik Niaga Investama Sanny Liawati serta CEO Prestige Corp sekaligus Chairman Distrik Otomotif Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) Rudy Salim, Ketua MPR dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo secara resmi membuka Distrik Otomotif PIK 2.
Meskipun sebentar lagi memasuki tahun politik, namun Bamsoet berpesan agar kita semua tidak perlu khawatir akan membuat iklim usaha menjadi lesu.
“Tahun politik tak usah disikapi dengan kecemasan atau pesimis, terus mengembangkan bisnis otomotif dengan segala kemampuan yang ada. Sehingga iklim tetap bergairah, dengan begitu akan menyumbangkan pendapatan negara dan daerah berupa pajak,” kata Bamsoet.
Kehadiran Distrik Otomotif PIK 2 diyakini akan memajukan industri otomotif dari hulu ke hilir, mulai dari importir umum, aksesoris hingga komponen pendukung otomotif lainnya. Sekaligus menjadi destinasi wisata serta tempat berkumpulnya para penggiat industri otomotif dan pecinta otomotif dari berbagai klub dan komunitas.
Rudy Salim menjelaskan bahwa Distrik Otomotif PIK2 ini juga menjadi penanda kemajuan perekonomian Indonesia. Mengingat kehadiran supercar maupun otomotif turunannya, bisa menjadi salah satu tolak ukur majunya perekonomian sebuah negara.
“Sebagaimana terlihat di Uni Emirat Arab dan Monaco, yang memiliki banyak supercar di jalan rayanya, Distrik Otomotif PIK 2 akan menjadi destinasi utama berkumpulnya para penggiat industri dan berbagai pecinta mobil yang tergabung dalam klub dan komunitas otomotif,” pungkas Rudi.
Sebelumnya pada Maret 2022, Bamsoet juga ikut meresmikan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Distrik Otomotif PIK 2. Di lokasi seluas 3 hektar itu dibangun pusat otomotif terbesar dan terlengkap se-Indonesia, dan pada Pertengahan September rencana tersebut telah terwujud.

Kini, di atas lahan ini telah terjual 70 persen atau 132 unit terisi berupa showroom mobil, bengkel, salon, asesoris dan kelengkapan lainnya.
Pada tahap kedua akan dikembangkan menjadi 6 hektar, yang nantinya akan dilengkapi dengan tempat transaksi, pujasera, dan sarana pendukung lain. Pengelola optimis besarnya minat penggiat otomotif di Indonesia menarik banyak brand untuk bergabung.
Kehadiran Prestige Corp yang dipimpin Rudy Salim dalam Distrik Otomotif, dengan nilai investasi mencapai Rp 100 miliar, merupakan kekuatan tersendiri. Khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya, serta meningkatkan kemampuan ekspansi yang lebih sistematis, terukur dan akuntabel.
Targetnya pun tidak main-main. Diawali dari PIK 2, Distrik Otomotif juga akan hadir di berbagai kota besar lainnya di Indonesia, minimal 2 kota yang berbeda setiap tahunnya,” ujarnya.

