JAKARTA – Menyambut tahun 2022, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menegaskan dukungannya terhadap program percepatan elektrifikasi di Indonesia.

Mitsubishi Indonesia memperkenalkan proyek baru mereka lewat Dendo Drive House (DDH) dengan menggandeng beberapa perusahaan besar untuk studi mobil listrik menggunakan Minicab MiEV.

“Project pertama adalah Dendo Drive House (DDH) sebagai sebuah konsep untuk ekosistem mobil listrik, di mana untuk mengisi EV dan PHEV menggunakan listrik dari panel surya,” kata Hikaru Mii.

Dendo Drive House (DDH) merupakan ekosistem elektrik baru untuk mengisi daya EV/ PHEV di rumah atau bangunan menggunakan tenaga listrik yang dihasilkan dari tenaga surya, dan untuk mensuplai listrik dari EV/ PHEV ke rumah/bangunan.

DDH memberikan manfaat terhadap penggunaan Listrik yang ramah lingkungan dengan biaya yang lebih efisien, dengan ketergantungan yang lebih sedikit pada suplai sambungan Listrik dari perusahaan listrik.

Baca juga :  Di Era Pandemi Penjualan Mitsubishi Fuso Meningkat 46,7%

Fasilitas DDH berlokasi di di Gedung Annex lantai-1 kantor pusat MMKSI, Pulomas, Jakarta Timur, yang terdiri dari, panel Surya yang ditempatkan di bagian atap gedung, bi-directional charger, area showcase DDH, berupa co-working area dan ruang pertemuan, area demonstrasi kemampuan discharging dengan penggunaan listrik dari tenaga surya untuk mensuplai tenaga untuk peralatan listrik, peralatan kerja dan pencahayaan di area showcase.

Selain itu sebuah fasilitas pengisian daya kendaraan listrik juga ditempatkan tepat di depan area showcase DDH untuk memberikan kemudahan melakukan pengisian daya dan discharging dari fasilitas DDH ke kendaraan listrik dan juga sebaliknya.

Untuk program kedua, MMKSI telah meneken nota kesepahaman (MoU) studi bersama pemanfaatan kendaraan listrik bersama empat perusahaan yakni PT Pos Indonesia, PT Haleyora Power, Gojek, dan DHL Supply Chain Indonesia.

Baca juga :  Produksi L300 Pindah ke Filipina, MMKSI: Hanya Sementara, Akan Kembali Lagi

Kolaborasi MMKSI dan mitra perusahaan itu dilakukan dengan melaksanakan pilot study uji kelayakan dari “key-car class electric commercial vehicle” di Indonesia dengan model Mitsubishi Minicab-MiEV.

Kerja sama studi dan pemanfaatan Minicab-MiEV dengan mitra dilakukan atas kesamaan visi dan misi terhadap aktivitas operasional perusahaan yang mengarah pada kelestarian lingkungan tanpa emisi, terutama pada aktivitas logistik.

“Kerja sama pilot studi bersama ini menjadi milestone terbaru dari kelanjutan komitmen Mitsubishi Motors untuk mengakselerasi pengembangan mobil listrik di Indonesia dan proses menuju kontribusi kendaraan tanpa emisi dengan memanfaatkan battery electric vehicle,” kata Naoya Nakamura President Director PT MMKSI.

Dalam ketentuan MoU, MMKSI akan menyediakan satu unit Mitsubishi Minicab-MiEV, model yang saat ini dijual di pasar Jepang untuk penelitian dan pemanfaatan, dan mitra akan menggunakan kendaraan tersebut selama enam bulan dalam operasi logisitiknya di area Jabodetabek.

Baca juga :  Setelah Lama Beredar Berikut Harga Jual Suzuki Jimny

Minicab-MiEV memiliki kapasitas 4-seater, 2WD, dengan jarak tempuh hingga 150 km dengan kapasitas baterai 16 kWh. Mobil ini memiliki tenaga 30kW (41ps)/ 2.500 -6.000 rpm, dengan torsi 20 kgf.m (196 N.m) / 0 – 300 rpm.

Kendaraan ini diproyeksikan sebagai operasional logistik (pengiriman barang), mendukung keekonomisan karena running cost yang lebih rendah, dan nol emisi. [Po/Byn]