BOGOR – Dua juara nasional gymkhana dari Toyota Team Indonesia (TTI), Anjasara Wahyu dan Demas Agil menggelar coaching clinic untuk orang-orang yang tertarik dan ingin lebih mengenal dunia motorsport khususnya gymkhana dan slalom, Minggu (17/11) di CNN4Track, Bogor.

Dalam sesi coaching clinic ini, Anjas dan Demas memfokuskan pada beberapa aspek, tidak hanya sekedar menghafal soal dan bermanuver, tetapi lebih basic lagi dan teori yang paling dasar. Hal ini dilakukan lantaran pemahaman terhadap dasar slalom menjadi kunci utama.

“Menurut saya, pada dasarnya ini acara yang bagus. Tujuannya adalah untuk mereka yang baru belajar. Selain itu, ini merupakan wadah untuk sharing session dari kita yang lebih dulu berkecimpung di dunia slalom untuk mereka yang masih benar-benar pemula,” kata Demas Agil yang berstatus juara nasional slalom 10 kali.

Baca juga :  Anjasara Wahyu & Adrian Septianto Jadi Wakil Indonesia di Asia Auto Gymkhana Taiwan

Lebih lanjut, Anjasara Wahyu mengaku puas dengan antusiasme peserta yang mengikuti coaching clinic gymkhana/slalom ini.

“Dari minatnya, saya melihat ini sudah tinggi, terbukti dari saat mereka menghafal soal siang hari berpanas-panasan. Setelah itu mereka juga berkesempatan untuk mencoba tracknya. Materi yang saya sampaikan antara lain adalah dasar-dasar slalom, mulai dari pengenalan kendaraan, basic memegang setir, menghafal soal dan terakhir time trial. Saat ini ada dua mobil yang kita gunakan, yakni penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak roda depan (FWD),” jelas Anjasara.

Baca juga :  ISSOM Night Race Series, Honda Gelar Balap One Make Race Brio dan Jazz

Olahraga slalom sendiri merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang populer di kalangan anak muda, sehingga coaching clinic semacam ini bisa mengakomodir mereka yang penasaran dan tertarik dengan slalom.

“Ini bagian dari perkembangan motorsport di Indonesia. Sebenernya orang itu banyak yang minat untuk ikut balap mobil dan slalom ini adalah basic. Artinya, mereka mau belajar basic dulu, ini adalah hal yang bagus,” lanjut Anjas.

Baca juga :  Persiapan Indonesian GP 2023, Lintasan Mandalika Dicat Ulang dan Dukungan Khusus bagi Penggemar Marc Marquez

Keduanya berharap, dengan kegiatan coaching clinic semacam ini, nantinya akan muncul banyak bibit baru yang bisa meramaikan kejuaraan slalom/gymkhana nasional. [po/rst]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *