Oli Pertamina Palsu Marak di Karawang, Konsumen Waspada!

JAKARTA – Bentuk sama, warna sama, semua sama, namun isi tidak sama. Begitulah temuan Oli Pertamina Palsu di Karawang. waspada!

Satu lagi fakta di lapangan tentang beredarnya oli palsu muncul. Kali ini Oli Pertamina Palsu ditemukan di Karawang, Jawa Barat.

Dalam keterangannya pada Sabtu (7/7/26) Pertamina menjelaskan, terungkapnya peredaran oli palsu ini sebagai langkah cepat aparat penegak hukum dalam mengungkap dugaan praktik pemalsuan pelumas yang terjadi akhir-akhir ini.

“Pengungkapan kasus seperti ini menjadi langkah penting untuk melindungi konsumen,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi.

Kasus ini menegaskan bahwa produk yang tampak menyerupai kemasan asli belum tentu memiliki kualitas dan standar yang sesuai untuk melindungi mesin kendaraan.

PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur harga murah saat membeli oli.

Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi maupun produk palsu berpotensi memengaruhi kinerja mesin dan menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.

Oli Palsu Berisiko Mengurangi Perlindungan Mesin

Oli memiliki fungsi penting untuk melindungi komponen mesin dari gesekan dan keausan, sekaligus membantu menjaga kebersihan dan suhu kerja mesin.

Produk palsu tidak dapat dipastikan memiliki formulasi, kandungan aditif, maupun standar mutu yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi tersebut secara optimal.

Akibatnya, penggunaan oli yang kualitasnya tidak terjamin dapat meningkatkan risiko keausan pada komponen mesin, terbentuknya endapan, hingga mesin bekerja pada suhu yang lebih tinggi.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menurunkan performa kendaraan dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen mesin.

Jangan Hanya Mengandalkan Warna dan Kekentalan

Salah satu tantangan bagi konsumen adalah oli palsu tidak selalu mudah dikenali hanya dengan melihat warna, mencium aroma, atau merasakan tingkat kekentalannya.

Untuk memastikan komposisi dan performa suatu oli, diperlukan pengujian yang lebih menyeluruh.

Karena itu, konsumen perlu memperhatikan beberapa aspek sebelum membeli, termasuk memastikan produk diperoleh dari kanal penjualan yang terpercaya serta memeriksa fitur keamanan pada kemasan.

Berikut ini beberapa ciri keaslian Oli Pertamina:

  • Kemasan triple layer, dengan warna bagian dalam botol yang berbeda dari bagian luar ketika tutup dibuka.
  • Nomor batch yang tercantum pada bagian tutup dan badan botol dengan posisi yang lurus dan sejajar.
  • Hologram original pada kemasan yang dapat dilihat pada sudut kemiringan tertentu.
  • QR Code pada label anti-pemalsuan, yang dapat dipindai untuk memverifikasi informasi produk.

Melalui pemindaian QR Code, konsumen dapat melihat informasi seperti nama produk, nomor QR, nomor batch, jenis kemasan, serta riwayat pemindaian.

Apabila informasi yang ditampilkan tidak sesuai atau satu QR Code ditemukan digunakan pada lebih dari satu produk, konsumen perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap keaslian produk tersebut.

Selain memeriksa kemasan, harga yang jauh di bawah harga pasar juga patut menjadi perhatian. Konsumen disarankan untuk tidak tergiur penawaran yang tidak wajar, terutama apabila produk dijual melalui saluran yang tidak dapat diverifikasi.

Beli dari Kanal Penjualan Resmi

Untuk mengurangi risiko pembelian produk palsu, masyarakat disarankan membeli oli melalui kanal resmi.

Di antaranya, SPBU Pertamina, distributor resmi, bengkel mitra Fastron Auto Service dan Enduro Motor Service, maupun official store Pertamina Lubricants di platform e-commerce.

Bagi konsumen yang ingin memastikan keaslian kemasan produk Pertamina, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Lubes.id.

Konsumen yang menemukan atau mencurigai adanya produk oli Pertamina palsu dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 maupun saluran pengaduan yang tersedia di Lubes.id. {PO/Mir}