Tahun 2025, Total Produksi Daihatsu di Indonesia 9 Juta Unit

JAKARTA – Ragam mobil Daihatsu menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Kini, Daihatsu bergembira sambut 9 juta unit total produksi Daihatsu di Indonesia.

Ditanya soal Daihatsu, kamu pasti tahu banget! Bagaimana tidak, model-model Daihatsu saat ini menjadi salah satu kendaraan pilihan masyarakat Indonesia. Sebut saja sang legenda Xenia atau terios yang masih jaya di jalanan Indonesia. Model-model ini memberi kontribus atas capaian 9 juta unit total produksi Daihatsu di Indonesia.

Angka 9 juta sebagai total produksi Daihatsu di Indonesia ini disambut dengan sebuah acara seremoni meriah pada Jumat (22/8/2025) di Sunter Assembly Plant, Jakarta. “Capaian produksi ke-9 juta unit ini merupakan sebuah tonggak sejarah penting bagi eksistensi Daihatsu dalam berkontribusi bagi industri otomotif nasional,” ujar Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yasushi Kyoda.

Capaian produksi 9 juta ini cukup fenomenal, karena 1 juta unit kendaraan hanya dalam waktu 2 tahun terakhir. Sebelumnya pada Juli 2023 atau 2 tahun lalu, ADM meraih produksi ke-8 juta unit.

Keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen Daihatsu yang sejalan dengan tema “Bersama Sahabat Membangun Negeri” dalam menghadirkan solusi mobilitas yang berkelanjutan kepada masyarakat sekaligus membangun bangsa melalui pengembangan industri otomotif nasional selama 47 tahun sejak 1978.

Hasil produksi ke-9 juta unit ini ditandai dengan seremoni produksi model Daihatsu Terios, kendaraan SUV Medium penggerak roda belakang satu-satunya model Daihatsu dengan harga terjangkau untuk pasar domestik, yang diproduksi di pabrik ADM yang berlokasi di Sunter, Jakarta.

Prestasi 9 juta unit Daihatsu ini juga didukung pabrik berkapasitas produksi besar yang berlokasi di 2 area, yaitu Sunter-Jakarta dan Karawang-Jawa Barat yang mampu memproduksi hingga lebih dari 530 ribu unit mobil per-tahun.

Bahkan, dengan dukungan fasilitas yang andal, Daihatsu mampu mempertahankan posisi nomor 2 penjualan ritel otomotif nasional selama 16 tahun berturut-turut sejak 2009 sekaligus memperkuat posisinya dalam berkontribusi terhadap industri otomotif di tanah air.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutan yang ditayangkan secara daring menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Astra Daihatsu Motor atas kontribusi dan peran nyata dalam menjaga serta meningkatkan keberlangsungan industri otomotif di Indonesia.

“Semoga ADM dapat terus berinovasi dalam menciptakan produk kendaraan bermotor yang rendah emisi dan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar dapat menghasilkan produk yang semakin bersaing di pasar otomotif domestik dan global,” ujar Agus Gumiwang.

Selain sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia, ADM juga menjadi basis produksi dan komponen dalam memenuhi permintaan untuk pasar domestik dan global bagi grup Daihatsu dan Toyota.

Hingga saat ini terdapat 5 model kendaraan yang diproduksi ADM yang juga diterima secara global di lebih dari 60 negara, meliputi negara di ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Secara singkat, kehadiran Daihatsu di Indonesia dimulai sejak 1978. Pada tahun 2004, Daihatsu meluncurkan model Xenia-Avanza, yang menjadi model kolaborasi pertama antara Daihatsu dan Toyota. Tak lama setelahnya ADM mencapai produksi 1 juta unit pada 2005, didukung oleh keberhasilan kedua model kolaborasi pertamanya.

Selanjutnya, ADM memperluas pabrik yang berlokasi di Sunter dan memulai produksi mobil komersial GranMax untuk pasar domestik, dan Townace/Liteace untuk pasar global di Jepang pada 2007.

Selanjutnya, sejalan dengan strategi prinsipal ‘Dari Indonesia Untuk Indonesia’, Daihatsu meresmikan fasilitas R&D Center pada tahun 2013 untuk mengembangkan kendaraan yang paling cocok untuk pasar di Indonesia.

Tak lama setelahnya, Daihatsu meluncurkan model kolaborasi LCGC (Low Cost Green Car) pertamanya, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya yang diperkenalkan di pabrik perakitan baru di Karawang Assembly Plant, disusu Sigra-Calya pada 2016 yang terus mendapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia.

Pada 2021, Daihatsu bersama Toyota juga meluncurkan model kolaborasi dengan platform baru berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture) pertamanya, yaitu Rocky dan Raize, disusul model kolaborasi Xenia-Avanza.

Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yasushi Kyoda mengatakan capaian produksi ke-9 juta unit ini juga berkat dukungan para stakeholder termasuk lebih dari 1.700 supplier, lebih dari 700 UMKM, serta melibatkan lebih dari 1 juta tenaga kerja.

ADM sambung Yasushi Kyoda, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada pemerintah Republik Indonesia, pelanggan setia, rantai pasok, distributor, dealer, sahabat jurnalis, serta seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukung komitmen Daihatsu dalam berkarya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menghadirkan solusi mobilitas.

“Semoga pencapaian ini dapat terus mendorong kami dalam berinovasi menyediakan kendaraan berkualitas, ramah lingkungan, tetap terjangkau sesuai dengan kebutuhan pelanggan, serta dapat berkontribusi kepada perkembangan industri otomotif di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Yasushi Kyoda. Selamat buat, 9 juta total produksi Daihatsu di Indonesia! {PO/Mir}