JAKARTA – Masih banyak pengemudi meninggalkan setir mobil dalam posisi berbelok setelah kendaraan diparkir. Padahal setir mobil harus lurus saat Parkir.
Setir mobil harus lurus saat Parkir selalu dianjurkan. Jika tidak, dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisi beberapa komponen kendaraan.
Memang tidak langsung menyebabkan kerusakan. Namun, lama-lama beban pada sistem kemudi, ban, dan suspensi dapat menjadi tidak merata.
Karena itu, membiasakan setir mobil harus lurus saat Parkir merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga performa kendaraan.
Mengapa Setir Mobil Lurus saat Parkir?
Posisi setir yang lurus membantu menjaga roda depan berada pada posisi netral sehingga tekanan pada sistem kemudi dan suspensi menjadi lebih seimbang.
Kebiasaan ini juga memudahkan pengemudi saat kembali menggunakan kendaraan karena roda sudah berada pada posisi siap berjalan lurus.
Ada banyak alasan dan manfaat memarkirkan mobil dalam kondisi setir lurus. Mulai dari mengurangi beban sistem kemudi, menjaga kondisi ban, mengurangi beban suspensi, hingga membantu keamanan saat parkir.
Berikut penjabaran lengkapnya:
1. Mengurangi Beban pada Sistem Kemudi
Sistem kemudi terdiri dari berbagai komponen yang saling bekerja untuk mengarahkan roda depan. Ketika setir dibiarkan dalam posisi berbelok, beberapa komponen akan tetap berada dalam kondisi menahan beban meskipun kendaraan tidak sedang digunakan.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan pada komponen tertentu. Kebiasaan ini juga dapat mengurangi tekanan yang tidak perlu pada komponen seperti tie rod, ball joint, rack steer, dan bushing.
Dengan beban yang lebih merata, potensi keausan dini dapat diminimalkan sehingga umur pakai komponen kemudi menjadi lebih panjang dan performa kemudi tetap terasa stabil saat kendaraan kembali digunakan.
2. Membantu Menjaga Kondisi Ban
Ban akan bekerja paling baik ketika posisinya lurus. Saat roda dibiarkan berbelok dalam waktu lama, distribusi tekanan pada tapak ban dapat menjadi kurang merata, terutama jika kendaraan diparkir di permukaan yang tidak rata.
Meskipun efeknya tidak langsung terlihat, kebiasaan ini dapat berkontribusi terhadap keausan ban apabila dilakukan secara terus-menerus.
Selain memposisikan setir lurus, pastikan tekanan angin ban juga selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar usia pakai ban lebih optimal.
3. Mengurangi Beban pada Komponen Suspensi
Selain sistem kemudi, posisi roda juga memengaruhi kerja komponen suspensi. Saat roda depan terus berada pada posisi membelok, beberapa komponen kaki-kaki dapat menerima tekanan yang tidak merata.
Apabila dilakukan berulang dalam waktu lama, kondisi ini berpotensi mempercepat keausan pada komponen seperti: Ball joint, Tie rod, Bushing arm dan Rack end.
4. Membantu Menjaga Kinerja Electric Power Steering (EPS)
Sebagian besar mobil modern telah menggunakan Electric Power Steering (EPS) yang bekerja dengan bantuan motor listrik untuk meringankan putaran setir.
Meski sistem EPS dirancang untuk bekerja secara efisien, membiasakan posisi setir lurus saat parkir dapat membantu menjaga kerja sistem tetap optimal karena roda berada pada posisi netral saat kendaraan kembali dinyalakan.
Kebiasaan sederhana ini juga membuat pengemudi lebih mudah mengendalikan kendaraan sejak awal perjalanan.
6. Membantu Meningkatkan Keamanan saat Parkir
Selain menjaga kondisi komponen kendaraan, posisi setir yang lurus juga memberikan keuntungan dari sisi keselamatan.
Saat kendaraan diparkir di area datar, posisi roda yang lurus membantu mobil tetap berada pada arah yang semestinya ketika mulai bergerak.
Namun, apabila Anda parkir di jalan yang menanjak atau menurun, arah roda justru perlu disesuaikan dengan kondisi jalan sebagai langkah pengamanan tambahan agar kendaraan tidak mudah bergerak apabila rem parkir mengalami penurunan fungsi.
Kapan Posisi Setir Tidak Perlu Lurus saat Parkir?
Meskipun pada umumnya setir sebaiknya diposisikan lurus, terdapat beberapa kondisi yang menjadi pengecualian.
Saat parkir di jalan menanjak atau menurun, arah roda sebaiknya mengikuti praktik parkir yang aman. Tujuannya adalah membantu mencegah kendaraan bergerak apabila rem parkir tidak mampu menahan beban kendaraan secara maksimal.
Sebagai contoh:
- Saat parkir di jalan menurun, arahkan roda depan ke arah tepi jalan atau trotoar.
- Saat parkir di jalan menanjak, arahkan roda sesuai kondisi lingkungan parkir agar kendaraan lebih aman apabila bergerak.
Dengan demikian, keselamatan tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan kondisi komponen kendaraan.
Tips Menjaga Sistem Kemudi Tetap Optimal
Selain membiasakan posisi setir lurus saat parkir, Anda juga dapat menjaga performa sistem kemudi dengan beberapa langkah berikut:
- Hindari memutar setir hingga mentok terlalu lama.
- Lakukan spooring dan balancing secara berkala.
- Periksa tekanan angin ban secara rutin.
- Hindari menghantam lubang dengan kecepatan tinggi.
- Periksa komponen kaki-kaki saat servis berkala.
- Gunakan ban sesuai ukuran yang direkomendasikan.
Perawatan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kenyamanan berkendara sekaligus memperpanjang usia pakai komponen kemudi.
Percayakan Perawatan Sistem Kemudi di Bengkel Resmi Suzuki
Jika Anda mulai merasakan setir mobil terasa berat, tidak lurus saat berjalan, atau muncul gejala yang mengganggu kenyamanan berkendara, segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
Didukung teknisi berpengalaman, peralatan sesuai standar, dan penggunaan suku cadang asli Suzuki, setiap komponen sistem kemudi dapat diperiksa secara menyeluruh sehingga kendaraan tetap nyaman, stabil, dan aman digunakan dalam setiap perjalanan. Nah, selalu ingat setir mobil harus lurus saat Parkir! {PO/Mir}

