JAKARTA – Pertamina Enduro VR46 Riders Academy 2025 membuka jalan hebat bagi 5 rider muda mengenyam pendidikan balap eksklusif di markas Rossi di Italia.
Langit pagi di atas Kota Tavullia bersinar cerah. Dalam suasana musim semi yang hangat di belahan Italia ini, tim Pertamina Enduro VR46 Riders Academy bersiap-siap melakukan perpisahan dengan para pelatih dan staff di markas besar VR46 Riders Academy ini.
Hanya sejurus, tim Pertamina Enduro VR46 Riders Academy dikejutkan oleh momen terbaik yang akan selalu mereka kenang. Di kantor pusat VR46 ini tiba-tiba muncul Valentino Rossi.
Tim Pertamina Enduro VR46 Riders Academy dari Indonesia yang sudah sepekan berada di Tavullia dibuat bengong. Pasalnya, tak ada jadwal sang legenda balap dunia ini bakal menemui mereka. Dengan senyum mengembang khas-nya, Rossi menyalami seluruh tim dari Indonesia yang hadir.
Di markas pembalap MotoGP ini, bukan hanya Rossi, mereka juga bertemu para pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Di antaranya, Franco Morbidelli dan Marco Bezzecchi serta pembalap Ducati yang juga anak didik Rossi yakni Francesco Bagnaia.
Kehadiran Rossi serta bertemu pembalap top MotoGP bagaikan pelengkap ilmu yang tengah digali oleh para pembalap muda pilihan ini di Italia.
Mereka telah melalui pelatihan intensif bertajuk Riders Summer Camp di Tavullia, Italia 28 Juli – 3 Agustus 2025. Sebelumnya, program ini telah dimulai pada Januari 2025 di Sirkuit Mandalika, NTB.
“Disambut Rossi dengan hangat serta sejumlah arahan, tentu saja membuat semangat menggebu para pembalap muda kita ini,” ujar Ahmad Jayadi salah satu anggota tim Indonesia. Jayadi tahun 1996 pernah adu balap dengan Rossi di kanah Moto3 yang digelar di Sirkuit Sentul-Indonesia.
Arya Paramita mengatakan, Riders Summer Camp di Tavullia, Italia yang diprakarsai PT Pertamina Lubricants (PTPL) melalui brand oli motor unggulannya, Pertamina Enduro, merupakan lanjuta langkah strategis dalam mendukung pengembangan talenta muda otomotif Tanah Air.
Kerja sama berkelanjutan dengan VR46 Racing Team ini hadir dalam bentuk program pelatihan eksklusif bertajuk Pertamina Enduro VR46 Riders Academy, yang membuka akses global bagi pembalap muda Indonesia untuk belajar langsung dari ekosistem balap dunia.
Hebatnya, para peserta juga mengenyam ilmu besar berlatih di Motor Ranch milik Valentino Rossi dan sirkuit legendaris Misano. Dilatih para pembalap dunia dan pada akhirnya bertemu dengan Valentino Rossi.

Sebelum berangkat mengikuti Riders Summer Camp, bertempat di Enduro x Fastron Lounge, Jl MH Thamrin Jakarta Pusat, tanggal 25 Juli 2025 diadakan sesi pembekalan kepada para peserta.
Agar mereka lebih siap dalam mengikuti kurikulum yang telah disusun bersama antara Pertamina Enduro, VR46 Racing Team, dan IMI (Ikatan Motor Indonesia) Pusat.
5 pembalap pilihan mengikuti Riders Summer Camp di Tavullia adalah:
- Adytya Fauzi, Peraih Juara 3 Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Jepang
- Hafizd Fahril Rasyadan, Peraih Juara 2, Race 2 Oneprix Championship 2022 di Tasikmalaya
- Muhammad Rama PutraSeptiawan, Peraih Juara 1 Race 1 Mandalika Racing Series (MRS) 2024 di Lombok
- Decksa Almer Alfarezel, Peraih Juara 1 Race 2 Yamaha Sunday Race (YRS) 2025 di Lombok
- Argiya Farrel Ramadhan, Peraih Juara 2 Race 2 Kelas Novice Kejurnas Motoprix Sumatera 2022
Di booth-nya di GIIAS 2025, Pertamina dengan bangga memperkenalkan program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy 2025 beserta kelima pembalap terpilih ini.
Nugroho Setyo Utomo, Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants mengatakan, bukan hanya sekadar pelatihan teknis, program ini dirancang untuk membentuk karakter dan mental pembalap.
“Melalui kerja sama dengan VR46 Racing Team, kami berharap dapat membuka peluang bagi pembalap muda nasional yang potensial untuk merasakan pengalaman dan pelatihan langsung bersama para pembalap profesional dunia yang berlaga di MotoGP,” ujarnya.
Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) menambahkan, Pertamina mendukung pengembangan talenta muda Indonesia dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai Asta Cita Pemerintah.
“Salah satunya diwujudkan dengan mendukung talenta muda pada berbagai bidang, seperti keilmuan, seni, budaya, dan olahraga, termasuk para pembalap muda dapat berkarya, berprestasi hingga kancah internasional,” kata Fadjar.
Pembekalan ini menghadirkan Rifat Sungkar, legenda reli nasional sekaligus Brand Ambassador Pertamina Lubricants, serta Dimas Ekky, pembalap motor Indonesia dan Training of Trainers (ToT) RSC 2025,untuk berbagi pengalaman dan tips seputar kesiapan menghadapi pelatihan internasional.
“Untuk menjadi pembalap yang hebat, motivasi adalah bahan bakar utama. Dengan dukungan Pertamina dan kesempatan langka seperti ini, para pembalap muda Indonesia harus mampu mengambil pelajaran dan menjadikan ini sebagai batu loncatan untuk karier mereka,” ungkap Rifat Sungkar,
Salah satu peserta terpilih, Decksa Almer Alfarezel, juga menyampaikan semangatnya, “Saya sangat bersyukur dan bersemangat mengikuti program ini. Saya bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya selama pelatihan di Eropa, dan menerapkannya dalam kompetisi yang akan saya ikuti ke depannya.”
Dengan hadirnya program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy 2025, Pertamina Lubricants menegaskan bahwa kerja sama jangka panjang dengan VR46 Racing Team bukanlah sebatas kolaborasi branding, melainkan telah berkembang menjadi inisiatif berdampak nyata terhadap pembinaan talenta lokal. Pertamina telah membuka jalan bagi generasi muda Indonesia untuk tampil dan bersaing di kancah internasional. {PO/Mir}

