Jelang MotoGP Mandalika, Peran Bosch di Balik Kesiapan Sirkuit

JAKARTA – Standar keselamatan motorsport internasional membutuhkan teknisi kompeten dan peralatan yang andal. Bosch mendukung kebutuhan maintenance Mandalika melalui Power Tools dan Mobility Aftermarket.

Mata dunia bakal mengarah ke Indonesia, tepatnya di Sirkuit Mandalika. Ya, pertengahan bulan Oktober 2026 nanti, sirkuit kebanggaan Indonesia ini bakal menggelar ajang akbar MotoGP Indonesia 2026.

Selain MotoGP, Sirkuit Mandalika juga sibuk dengan beragam agenda event balap. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat, sepanjang 2025, sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, digunakan untuk berbagai kegiatan selama 270 hari.

Dengan panjang lintasan 4,3 kilometer dan 17 tikungan, Mandalika menjadi venue untuk ajang motorsport internasional seperti MotoGP dan Asia Road Racing Championship, sekaligus berbagai kegiatan motorsport nasional maupun aktivitas lainnya.

Artinya, menjaga sebuah sirkuit tetap siap bukan pekerjaan yang hanya dilakukan ketika lampu start akan menyala. Di antara satu event dan event berikutnya, ada pekerjaan teknis dan pemeliharaan yang terus berjalan di balik layar.

“Sebagai pengelola sirkuit, kesiapan tidak hanya dibutuhkan ketika event berlangsung, tetapi juga dalam proses persiapan dan pemeliharaan sehari-hari,” ujar Donny Mahardjono, Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Baca Juga: Juara MotoGP Misano 2026, Marc Marquez Salip Jorge Martin

Perlu diketahui, brand global ternama Bosch turut terjun menyiapkan Power Tools dan Mobility Aftermarket-nya untuk menciptakan suksesnya balapan. Beragam perangkat dari Bosch memastikan kendaraan operasional siap digunakan.

Dalam rangkaian keselamatan ini, peralatan perlu diperiksa, area kerja harus terjaga, dan berbagai kebutuhan teknis harus dipastikan berfungsi ketika dibutuhkan. Di Pertamina Mandalika International Circuit, pekerjaan tersebut bukan hanya berlangsung menjelang hari perlombaan.

Bosch Indonesia dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menandai kolaborasi dalam mendukung kebutuhan pemeliharaan kendaraan dan operasional sirkuit.

Pekerjaan teknis ini mungkin tidak terlihat oleh penonton. Di lingkungan motorsport, kompetensi teknisi dan peralatan yang digunakan sama-sama menjadi kunci.

Teknisi bersertifikasi internasional dituntut bekerja dengan standar tinggi, sementara setiap peralatan untuk perawatan, perbaikan, hingga pemeriksaan komponen harus mampu mendukung pekerjaan secara presisi, aman, dan sesuai standar internasional. terstandarisasi secara teknologi maupun keamanannya

“Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar yang ditetapkan FIM (Federasi Internasional Sepeda Motor). harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan. Mulai dari kondisi lintasan dan run-off area hingga perangkat keselamatan dan kesiapan operasional, semuanya harus dipastikan dalam kondisi terbaik,” ujar Donny Mahardjono.

Untuk pekerjaan pada kendaraan, misalnya, teknisi membutuhkan cordless tools, impact wrenches, dan grinders untuk berbagai pekerjaan perawatan dan perbaikan.

Namun, kesiapan kendaraan tidak selalu dapat dilihat dari kondisi luarnya. Pemeriksaan pada bagian tertentu membutuhkan alat yang dapat membantu teknisi melihat atau menemukan kondisi yang lebih detail. Karena itu, thermal camera dan inspection camera menjadi bagian dari peralatan yang dapat digunakan dalam proses inspeksi.

Pekerjaan juga meluas ke area sekitar kendaraan dan tempat kerja. Pressure washer, blower, dan industrial vacuum dibutuhkan untuk membantu menjaga kebersihan dan pemeliharaan kendaraan maupun area kerja.

Baca Juga: Alphard & Denza Dapat Penantang, GWM Luncurkan Wey 69 Hi4

Sementara dari sisi kendaraan operasional, komponen seperti aki dan wiper juga menjadi bagian dari kebutuhan pemeliharaan untuk memastikan kendaraan tetap siap digunakan.

Ragam kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesiapan sebuah sirkuit bukan hanya persoalan mempersiapkan lintasan sebelum balapan. Ada pekerjaan teknis yang berlangsung secara rutin di belakang layar, bahkan ketika tidak ada event besar yang sedang berlangsung.

Teknologi untuk pekerjaan di balik layar

Kebutuhan pemeliharaan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Bosch Indonesia dan MGPA. Bosch menyediakan sejumlah solusi Bosch Power Tools dan Bosch Mobility Aftermarket untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan kendaraan dan operasional di lingkungan sirkuit.

Berbagai tools tersebut dirancang untuk mendukung pekerjaan profesional di lapangan, mulai dari pekerjaan teknis, pemeriksaan, hingga pemeliharaan kendaraan dan area kerja.

“Dukungan peralatan dengan teknologi terkini yang sesuai membantu tim kami menjalankan berbagai pekerjaan teknis dan pemeliharaan secara lebih aman dan safety,” tambah Donny Mahardjono.

Teknisi memastikan kendaraan tetap siap melalui pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan secara berkala. Wiper Bosch membantu menjaga visibilitas pengemudi agar tetap optimal.

Bagi Bosch, kebutuhan di lingkungan motorsport juga memperlihatkan bahwa teknologi otomotif tidak berhenti pada kendaraan yang berada di lintasan. Di balik performa kendaraan dan kelancaran sebuah event, terdapat ekosistem tools, inspection, maintenance, dan komponen yang harus bekerja bersama.

Fenny Sofyan, Country Head of Corporate Communications & Government Relations Bosch Indonesia mengatakan, Bosch melihat kebutuhan di lingkungan automotive sebagai satu ekosistem yang saling terhubung.

Bukan hanya bagaimana teknisi melakukan pekerjaan maintenance dengan tools yang tepat, tetapi juga bagaimana kendaraan tetap dalam kondisi optimal melalui komponen yang tepat dan penggantian yang dilakukan sesuai kebutuhan.

“Melalui Bosch Power Tools dan Mobility Aftermarket, kami menghadirkan solusi yang mendukung kebutuhan para profesional, mulai dari pekerjaan teknis hingga pemeliharaan kendaraan.” ujar Fenny Sofyan.

Lebih lanjut, Fenny menegaskan bahwa dalam motorsport, teknologi bukan hanya soal performa. Keandalan dan durability peralatan menjadi bagian penting dari safety, karena di balik setiap kendaraan dan aktivitas di lintasan, keselamatan manusia harus selalu dijaga.

Bagi Bosch, teknologi yang reliable dan durable dihadirkan untuk mendukung para profesional menjalankan pekerjaan dengan standar keselamatan yang tinggi.

Sebab ketika lampu start menyala dan perhatian tertuju kembali pada pembalap, sebagian besar pekerjaan yang membuat sirkuit dan kendaraan siap digunakan telah dilakukan jauh dari sorotan kamera. Nama besar Bosch dengan segala peralatan canggihnya berada di balik layarnya megahnya ajang MotoGP Indonesia di Mandalika. {PO/Mir}