ABU DHABI – Siapa tak kenal mobil Freelander, brand legendaris asal Inggris. Kini lahir kembali Freelander Kolaborasi Jaguar Land Rover & Chery Group.
Ketika dua nama besar bergabung lahirlah sebuah kemegahan. Itulah yang terjadi pada Freelander. Brand lawas yang terkenal ini meneruskan nama besarnya dengan berkolaborasi dengan Chery Group, nama besar asal Tiongkok yang membawa banyak teknologi terbaru pada kendaraan.
Freelander Kolaborasi Jaguar Land Rover & Chery Group kini memasuki fase baru. Freelander melakukan debut global di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab awal Oktober ini.
Mengusung tema “Beyond the Legend”, peluncuran ini menandai kolaborasi strategis antara Jaguar-Land Rover (JLR) bersama Chery Group melalui kehadiran kembali Freelander sebagai legenda otomotif dengan posisi baru British Premium Intelligent All-Terrain.
Lucia Mao, CEO FREELANDER International mengatakan, Freelander adalah legenda otomotif asal Inggris. Namun, ambisi dua brand internasional ini melampaui sekadar menghadirkannya kembali. Melalui paduan teknologi dari Tiongkok, keduanya membuka berbagai kemungkinan baru.
“Inilah makna sesungguhnya dari ‘Beyond the Legend’. Kami memadukan jiwa Inggris dengan kecerdasan teknologi Tiongkok untuk membawa legenda ini melangkah jauh lebih maju,” ujar Lucia Mao.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Redam Martin & Marquez
Dalam kerjasama strategis ini, JLR memiliki brand Freelander serta menghadirkan Freelander Design Hub yang memimpin pengembangan desain dan karakter premium, sementara Chery berkontribusi melalui teknologi cerdas dan kapabilitas rantai pasok global.

Sebagai brand global, Freelander memiliki kapabilitas yang mencakup desain, riset dan pengembangan, manufaktur, hingga operasi internasional. Pengembangannya didukung lebih dari 5.000 karyawan dan lima strategic hubs yang menjadi bagian dari operasional global Freelander.
Freelander 8: Wujud Nyata Kapabilitas R&D Chery Group di Pasar Premium
Freelander 8 menjadi model pertama yang membawa identitas baru Freelander ke pasar internasional. Model ini memadukan karakter SUV premium, elektrifikasi, teknologi cerdas, dan kemampuan all-terrain.
Dari sisi desain, Freelander 8 mengusung Castle-Style Body dan Signature Interlocking Headlights sebagai elemen khas eksterior. Kabinnya dilengkapi teknologi berbasis Qualcomm SA8295P.
sementara sistem keselamatan dan bantuan berkendara didukung L2+ intelligent driving assistance dengan lebih dari 30 fungsi bantuan. Di pasar tertentu, FREELANDER 8 juga tersedia dengan Super Intelligent Valet Parking (SIVP) untuk sejumlah skenario parkir.
Kemampuan all-terrain didukung Intelligent All-Terrain System (i-ATS) dengan sembilan mode berkendara yang terdiri dari tujuh program medan, termasuk Sand Mode, serta Smart Mode dan Expert Mode. Sistem ini bekerja bersama sistem elektrifikasi dan sasis untuk membantu kendaraan menghadapi berbagai kondisi permukaan.
Baca Juga: Chery Technician Skill Contest 2026 Lahirkan Teknisi Terbaik Berstandar Global
Freelander 8 telah melalui pengujian cross-axle hingga 800 mm, tanjakan dengan kemiringan 70 persen, serta genangan air hingga 900 mm. Kemampuan tersebut didukung dual-chamber air suspension dan Continuously Controlled Damping (CCD), dengan ground clearance maksimum mencapai 266 mm.
Untuk sistem penggerak, Freelander 8 menggunakan 2.0T dedicated hybrid engine, baterai LFP 34,12 kWh, dan dual-motor All-Wheel Drive (AWD). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga puncak hingga 460 kW dan torsi maksimum 662 Nm.
Dengan tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, Freelander 8 mampu menempuh total jarak hingga 886 km, dengan jarak berkendara menggunakan tenaga listrik hingga 110 km. Seluruh angka menggunakan combined cycle dan berlaku untuk spesifikasi pasar Timur Tengah.
Sebelum diperkenalkan ke pasar internasional, Freelander 8 menjalani proses validasi global menggunakan lebih dari 1.000 kendaraan uji, termasuk lebih dari 200 kendaraan yang didedikasikan untuk pengujian ketahanan all-terrain. Secara keseluruhan, kendaraan uji menempuh hingga 2,15 juta kilometer di berbagai kondisi.
Memulai Ekspansi dari Abu Dhabi
Uni Emirat Arab menjadi pasar internasional pertama Freelander, sekaligus titik awal ekspansi global brand tersebut. Dalam pengembangan pasarnya di UEA, Freelander menjalin kerja sama dengan Al Tayer Motors untuk wilayah Dubai dan Northern Emirates serta Premier Motors untuk Abu Dhabi.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi Freelander untuk membangun jaringan distribusi dan menghadirkan produk kepada konsumen di pasar Timur Tengah. Ketertarikan terhadap Freelander 8 juga telah dibuka bagi konsumen di UEA.
Proyek besar Freelander Kolaborasi Jaguar Land Rover & Chery Group ini menyatakan ekspansi internasional Freelander yang lebih luas akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pasar left-hand drive (LHD) sebelum nantinya diperluas ke pasar right-hand drive (RHD) dan pasar dengan spesifikasi Uni Eropa. {PO/Mir}

