Festival Pasar Rakyat 2025 di 4 Kota, Adira Bikin Pasar Sejahtera

BANDA ACEH – Adira Finance kembali menggelar event Festival Pasar Rakyat 2025. Digelar di 4 kota, FPR 2025 hadir untuk membuat pasar lebih Sejahtera.

Pasar tradisional selalu menarik untuk dikunjungi. Bukan sekadar belanja, namun suasana di pasar tradisonal begitu komplek dan mengasyikan. Permasalah utama pasar tradisional adalah fasilitas yang perlu diperbaiki. Gayung bersambut, Adira Finance kembali menggelar evet spesial, Festival Pasar Rakyat 2025.

Dalam keterangannya pada Sabtu (20/9/25) Adira Finance menjelaskan, Festival Pasar Rakyat 2025 adalah program tahunan yang diinisiasi oleh Adira Finance Syariah bersama Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon Syariah”) dan Zurich Syariah.

Festival Pasar Rakyat 2025 hadir untuk mendukung transformasi pasar rakyat agar semakin SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat), sekaligus memperkuat peran pasar sebagai pusat ekonomi, budaya, dan interaksi sosial masyarakat.

Digelar di empat pasar di empat kota, Festival Pasar Rakyat (FPR) 2025 resmi dimulai Sabtu ini di Pasar Al-Mahirah Banda Aceh. Pasar Al-Mahirah dipilih sebagai lokasi pembuka karena perannya yang penting sebagai salah satu pasar terbesar di Aceh, dengan lebih dari 900 pedagang aktif.

Pasar ini berkembang menjadi destinasi wisata religi dan budaya. Namun, fasilitas pasar masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek kebersihan dan kenyamanan, agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa lebih optimal.

Setelah Banda Aceh, rangkaian Festival Pasar Rakyat 2025 akan berlanjut di tiga pasar ikonik lainnya, yaitu Pasar Atas dan Bawah Bukittinggi (4–5 Oktober 2025), Pasar Minggu Bengkulu (18–19 Oktober 2025), dan Pusat Pasar Sentral Medan (15–16 November 2025).

Iwan Chandra, Kepala Wilayah Sumatera 1 Adira Finance, mengatakan, Adira Finance bangga dapat membuka Festival Pasar Rakyat 2025 di Banda Aceh. Pasar Al-Mahirah bukan hanya pusat ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Aceh.

“Melalui program ini, kami ingin mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat kembali peran pasar rakyat, meningkatkan kesejahteraan pedagang, sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Iwan Chandra.

Merci Santi Adriani, Syariah Funding Business Head, Danamon Syariah menambahkan, sebagai bagian dari Satu Grup Finansial, pihaknya siap menghadirkan beragam solusi perbankan syariah yang holistik dan menjawab kebutuhan nasabah Banda Aceh.

“Kami berharap FPR dapat memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi pasar rakyat, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat Banda Aceh, serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Merci Santi Adriani.

Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah), Hilman Simanjuntak menyambut FPR 2025 dengan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia bagi pedagang serta masyarakat di sekitar pasar tradisional.

“Melalui platform adiraku, Zurich Syariah memperluas penetrasi asuransi ke segmen nasabah yang lebih luas dengan menyediakan produk asuransi mikro seperti Demam Berdarah Plus Syariah, Tipes Plus Syariah, Motor Syariah, dan Mobil Syariah”.

Tak ketinggalan, apresiasi tinggi disampaikan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah yang menekankan pentingnya dukungan semua pihak untuk menghidupkan pasar tradisional. Pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, tetapi juga ruang kehidupan masyarakat, tak terkecuali di Aceh.

“Oleh sebab itu, Kami menyambut baik kolaborasi Adira Finance Syariah dan mitra strategis untuk menyelenggarakan Festival Pasar Rakyat di Al- Mahirah yang merupakan pasar tradisional terbesar di Aceh,” ungkap Afdhal Khalilullah.

Dia berharap melalui Festival Pasar Rakyat 2025, pedagang semakin berdaya dan masyarakat semakin cinta pasar tradisional. Insyaallah, ikhtiar ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh”.

Aktivitas utama FPR Banda Aceh 2025 antara lain, revitalisasi fisik pasar melalui sejumlah perbaikan fasilitas lingkungan. Revitalisasi Non-Fisik berupa Asistensi & Sertifikasi Halal untuk 35 pedagang sesuai HHUT ke-35 Adira.

Ada pula Literasi Keuangan Syariah untuk 50 pedagang, Digitalisasi Pasar untuk 50 pedagang,  Inisiasi Kelompok Usaha, khususnya kepada 45 pedagang ikan, sebagai wadah kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas usaha serta mempermudah akses terhadap program pembinaan dari pemerintah maupun mitra usaha.

Acara semakin meriah dengan melibatkan masyarakat melalui Festival dan Budaya, layanan kesehatan gratis dan donor darah. Lalu edukasi safety riding, kesehatan, dan lingkungan hingga Senam kesegaran jasmani  bersama pedagang dan masyarakat. Dan beragam promo dari Adira, Danamon Syariah dan Zurich Syariah.

Yusron, Head of Syariah Adira Finance, mengatakan, revitalisasi pasar rakyat ini dijalankan melalui pemanfaatan dana kebajikan unit usaha syariah Adira Finance. Ini adalah wujud nyata kontribusi bagi umat, sekaligus menghadirkan perubahan yang tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan pedagang.

“Dengan demikian, pasar rakyat dapat tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan,” tandas Yusron dalam menyambut Festival Pasar Rakyat 2025. {PO/Mir}