MEDAN – Sebuah kebanggan tengah menjadi milik Yamaha Indonesia. Kelompok mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan akan membawa mesin Yamaha Jupiter Z1 untuk bertarung di kelas internal combustion engine Shell Eco-marathon Asia-Pacific and Middle East 2023.

Ajang ini merupakan kompetisi internasional yang mewadahi mahasiswa untuk merancang dan mengembangkan kendaraan hemat energi. “Kami bangga produk Yamaha dipercaya untuk mendukung performa saat berkompetisi di dunia pendidikan,” kata Joni Lie, General Manager Main Dealer Yamaha Alfa Scorpii.

Dalam keterangannya pada Jumat (28/4), Yamaha menjelaskan, Tim Horas USU menggunakan mesin motor Jupiter Z1 untuk dijadikan mesin penggerak mobil urban concept single seat yang mereka rakit guna mengikuti kontes tingkat Asia dan Timur Tengah itu yang akan digelar di sirkuit Mandalika bulan Juli 2023 mendatang.

Baca juga :  Berikut Fakta Dugaan Penyebab SPBU Cipayung Terbakar

Yamaha pun memberikan support bagi tim Horas USU yang mengikuti kontes tersebut. Pada 4 April 2023 lalu telah dilakukan penyerahan 1 unit motor Jupiter Z1 oleh Main Dealer Yamaha Alfa Scorpii kepada tim Horas USU yang terdiri dari 15 orang mahasiswa USU dan 1 dosen pembimbing dari fakultas teknik jurusan teknik mesin.

Joni Lie menjelaskan, kelebihan yang dimiliki Jupiter Z1 telah dikenal luas sehingga selalu menjadi pilihan para penggemar motor bebek di Tanah Air untuk mobilitas harian maupun menjalani hobi berkendara. Keunggulan performa, ketangguhan dan durability optimal, ditambah karakter racy dan sporty Jupiter Z1 membuat motor ini disebut sebagai “penakluk jalanan” yang handal.

“Tidak hanya untuk partner berkendara bikers, kualitas Jupiter Z1 ternyata juga dipercaya untuk pertarungan di ajang bergengsi level Asia. Terimakasih kami ucapkan kepada tim Horas USU yang telah memilih Jupiter Z1 dan semoga akan memberikan prestasi maksimal dari kompetisi tersebut,” ungkap

Baca juga :  Mendengarkan 5 Lagu ini Jadikan Mengemudi Berbahaya (Video)

Sementara itu, Christofer David mahasiswa fakultas teknik jurusan teknik mesin USU  sekaligus manager tim Horas USU menyebutkan mereka memilih Jupiter Z1 karena sejumlah keunggulan mesin motor itu yang cocok buat kompetisi yang diikuti nanti.

Pada perlombaan itu, jarak dan waktu maksimal yang ditempuh oleh mobil rakitan masing-masing tim telah ditentukan oleh panitia, serta telah disediakan juga jumlah bahan bakar yang sama buat setiap tim. Pemenang dinilai berdasarkan konsumsi bahan bakar paling sedikit. Jika tidak mencapai jarak maksimal atau melebihi waktu maksimal, maka terhitung diskualifikasi.

”Kami memilih mesin Jupiter Z1 karena performa mesin yang berkualitas dan irit bahan bakar, sesuai buat lomba yang akan kami ikuti nanti. Kami akan mengubah bentuk komponen-komponen mesin Jupiter Z1 seperti setting ECU, pengaturan kompresi, dan lainnya sehingga bekerja maksimal sebagai penggerak mobil urban concept single seat yang kami rancang. Body mobil sudah selesai dirakit, tinggal mesin penggeraknya saja yang diambil dari mesin Jupiter Z1 yang sedang kami kerjakan. Kami harapkan upaya ini akan terealisasikan semaksimal mungkin saat lomba,” papar Christofer David. {PO/Haz}