JAKARTA – Chery Holding Group mencatat lonjakan penjualan yang signifikan selama kuartal pertama 2024. Penjualan Chery Group yang menaungi merek Chery, Exeed, Jetour, Omoda dan Jaecoo, Dll, berhasil meraih total penjualan sebesar 529.604 unit.

Penjualan Chery ini menunjukkan peningkatan sebesar 60,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menandai kelanjutan ekspansi pesat perusahaan dalam pasar otomotif global.

Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia mengatakan, tren positif dalam penjualan Chery Group menunjukkan komitmen brand ini untuk terus memberikan produk berkualitas tinggi kepada konsumen global.

“Kami percaya bahwa inovasi, kualitas, dan pelayanan yang unggul merupakan kunci kesuksesan kami dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Rifkie Setiawan.

Pada bulan Maret saja, Chery Group berhasil menjual 181.585 kendaraan, mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 45,3%. Sementara itu, merek Chery sendiri berhasil meraih penjualan sebanyak 116.927 unit termasuk TIGGO dan Arrizo, menunjukkan pertumbuhan sebesar 40,7% dalam periode yang sama.

Baca juga :  34 Dealer Group Perkuat Chery di Indonesia, 26 Menyusul

Di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia juga terus aktif mempromosikan keunggulan seri TIGGO Series, baik TIGGO 7, TIGGO 8, dan TIGGO 5X. Hal ini dilakukan karena TIGGO Series memiliki berbagai keunggulan dari fitur dan kualitas yang sepadan dengan nilai produknya sendiri.

Dengan kepercayaan konsumen pada produk-produk TIGGO Series, maka pada kuartal kedua tahun ini, Chery akan kembali meluncurkan varian terbaru dari TIGGO.

Tren positif dalam penjualan Chery Holding Group terlihat dari beberapa faktor. Pertama, Chery Holding Group menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat, dengan peningkatan penjualan yang signifikan pada dua bulan pertama kuartal pertama, jauh melampaui rata-rata industri.

Bulan Maret menjadi periode penjualan yang kuat, didorong oleh berbagai kebijakan insentif konsumen, dan Chery Holdings Group mampu mempercepat pertumbuhan penjualannya hingga 12 kali lipat lebih cepat daripada industri secara keseluruhan.

Selain itu, Chery Holding Group juga mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam penjualan kendaraan energi baru, menunjukkan komitmen Chery terhadap pengembangan mobilitas ramah lingkungan.

Baca juga :  Ferrari Berhenti Memasok Mesin Maserati di Awal 2020

Di samping itu, Chery terus memperkuat dominasinya dalam pasar internasional, dengan penjualan ekspor mencapai 253.418 unit selama kuartal pertama, meningkat 40,9% dari tahun sebelumnya.

Menjelang pelaksanaan Beijing Auto Show 2024 pada bulan April ini, Chery bersiap untuk memanfaatkan acara bergengsi tersebut sebagai platform untuk pertumbuhan kolaboratif dengan dealer dan mitra global.

Rencananya, Chery akan meluncurkan model-model baru, memperkenalkan solusi energi baru, melakukan uji jangkauan, serta mengadakan berbagai kegiatan konferensi yang bertema.

Semua kegiatan ini dirancang untuk menyoroti keunggulan Chery dalam inovasi teknologi, kemajuan produk, dan budaya merek, serta untuk menarik lebih banyak perhatian terhadap merek tersebut di pasar global.

Chery merupakan merek otomotif global asal China yang masuk Indonesia pada November 2022. Dalam satu tahun pertama, Chery memperkenalkan enam SUV premium berteknologi tinggi, yaitu dari seri TIGGO Pro dan OMODA 5 yang semuanya dirakit di pabrik CKD Indonesia.

Baca juga :  Mitsubishi XFC Concept Tampil di IIMS 2023

Secara eksponensial, penjualan Chery meningkat dengan rata-rata penjualan 400 unit setiap bulannya. Model Chery yang paling populer saat ini adalah Chery OMODA 5, sebuah SUV Crossover dengan tampilan futuristik dan fitur berteknologi tinggi.

Chery OMODA 5 yang diperkenalkan dalam varian 1.500 cc, 1.600 cc dan EV berhasil menarik perhatian konsumen Tanah Air dengan mencapai 75% dari total penjualan.

Kini, dalam satu tahun Chery berhasil membangun 48 jaringan dealer di 23 kota agar semakin mudah melayani konsumen otomotif Indonesia. {PO/Mir}