Tingkatkan Produksi, Mobil Anak Bangsa Gandeng Mitra Hongkong

JAKARTADalam mempercepat gerak produksi, PT Mobil Anak Bangsa Gandeng Mitra dari Hongkong. Kolaborasi ini bisa produksi hingga 10.000 unit per tahun.

Apa kabar MAB alias Mobil Anak Bangsa? Berita terbarunya cukup menggembirakan. Brand yang terkenal dengan pucuk pimpinannya Jenderal Moeldoko ini tengah bergerak mempercepat produksi. Untuk itu, Mobil Anak Bangsa gandeng mitra dari Hongkong.

Kerja sama strategis Mobil Anak Bangsa gandeng mitra dari Hongkong ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama MAB dengan Solarky Mobility Technologies (HK) Ltd., Rabu (10/12) di Jakarta.

SOLARKY Mobility adalah perusahaan mobilitas tenaga surya global yang berkantor pusat di Hong Kong, dan menjadi pionir dalam mengintegrasikan energi surya dengan mobilitas listrik personal.

Perusahaan ini berkomitmen untuk menyediakan solusi mobilitas berbiaya rendah, rendah karbon, tanpa biaya pengisian daya, serta bersifat personal, sehingga kendaraan bertenaga fotovoltaik benar-benar dapat diakses oleh konsumen mainstream.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan MAB dengan PT Fortuna Ventura Investindo dalam upaya memperkuat ekosistem produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, MAB akan melakukan proses perakitan kendaraan listrik yang diproduksi dengan merek MAB, sementara Solarky Mobility Technologies akan bertindak sebagai pemasok utama komponen dan teknologi.

PT Fortuna Ventura Investindo akan menjadi distributor eksklusif untuk pemasaran dan penjualan seluruh unit yang diproduksi.

Pada tahun pertama kerja sama, Distributor berkomitmen melakukan pembelian awal sebanyak 2.000 unit, dengan potensi peningkatan volume hingga total 10.000 unit pertahun.

Setiap penambahan unit akan disesuaikan dengan permintaan pasar dan rencana produksi yang disepakati bersama.

Sebagai bagian dari perjanjian, MAB akan mengelola seluruh proses manufaktur, penyimpanan barang jadi, penyelesaian homologasi kendaraan.

Juga mencakup standar kualitas, proses uji ketat, mekanisme garansi untuk memastikan tiap unit memenuhi standar keselamatan dan performa yang ditetapkan.

Solarky Mobility Technologies akan memastikan kelancaran suplai material utama (main materials), mendukung stabilitas produksi, serta menyediakan teknologi pendukung sesuai kebutuhan manufaktur di Indonesia.

Sementara itu, PT Fortuna Ventura Investindo akan menangani proses distribusi dan penjualan kepada dealer maupun pelanggan akhir.

Kerja sama tiga pihak ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Asia, sekaligus mencerminkan komitmen MAB dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang berkualitas, kompetitif, dan berkelanjutan.

Tentang MAB

MAB didirikan pada tahun 2017, merupakan produsen Kendaraan Listrik Berbasis Baterai yang saat ini mengkhususkan diri pada segmen kendaraan komersial seperti bus listrik besar (big bus), bus listrik sedang (medium bus), truk listrik, dan motor Listrik.

Pada November 2019, penjualan produk bus Listrik pertama MAB diserahterimakan kepada PT Paiton Energy. Pada 2021, MAB mengeluarkan produk baru berupa bus listrik ukuran sedang (8 meter).

Produk bus Listrik MAB baik ukuran besar maupun sedang saat ini sudah digunakan antara lain oleh PT Paiton Energy, PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Kideco Jaya Agung, PT Bukit Asam Tbk, PT Kaltim Parna Industry, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri Petrochemical, PT Vale Indonesia.

Juga Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kota Bontang, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta, Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Kutai.

Pada tahun 2024, MAB melakukan ekspansi ke segmen truk listrik dengan mengeluarkan truk listrik dengan varian moble office truck, truk listrik sampah compactor, truk listrik box, truk listrik penyapu jalan (sweeper), truk bak (dumptruck) listrik wood chipper dan truk listrik dengan crane hidrolik. Produk truk listrik MAB ini telah digunakan oleh PT Bank DKI, Pemerintah DKI Jakarta dan Ibukota Nusantara.

Pada tahun 2024 pula, PT Motor Anak Bangsa (MOAB), sebagai bagian dari MAB group, meluncurkan produk sepeda motor listrik dengan merek “Electro”, sehingga makin memperkaya variasi portofolio produk MAB dan MAB group.

Pada tahun 2025 ini, MAB berencana untuk masuk ke dalam segmen truk listrik ringan dan truk Listrik berbadan lebar, yang akan memperkuat posisi MAB sebagai yang terdepan dalam Perusahaan penyedia kendaraan listrik di Indonesia.

Kerjasama strategis Mobil Anak Bangsa gandeng mitra dari Hongkong serta PT Fortuna Ventura Investindo sebagai pamasar diyakini akan semakin menguatkan MAB dalam menyediakan mobil listrik untuk pasar Indonesia. {PO/Mir}