MOTEGI, JEPANG – Triple bahagia milik Ducati pada MotoGP Jepang 2025 yang menempatkan Pecco sebagai juara, sementara Marc Marquez juara dunia 2025.
Marc Marquez kembali ke trek terbaiknya untuk menjadi juara dunia. Predikat Marc Marquez juara dunia 2025 dipastikannya di MotoGP Jepang 2025 yang digear Sabtu-Minggu (27-28/20025).
Di MotoGP Jepang, Marc Márquez dan Desmosedici GP meraih puncak musim yang luar biasa, mengamankan Gelar Juara Dunia 2025 dengan lima seri tersisa. Terakhir Marc menjadi juara dunia adalah tahun 2019, enam tahun silam.
Dengan gelar tahun 2025, kini Marquez total mengumpulkan 7 gear juara dunia MotoGP di kelas utama. Jumlah gelar ini, menyamai rekor Valentino Rossi. Sementara pemilik gelar terbanyak masih milik Giancomo Agostini.
Bagi Marc Marquez, ini adalah gelar dunia pertamanya bersama Ducati merah, sementara bagi pabrikan Borgo Panigale, ini merupakan gelar keempat berturut-turut yang diraih oleh tiga pembalap berbeda (2022, 2023: Francesco Bagnaia, 2024: Jorge Martín, 2025: Marc Márquez).
Hasil yang belum pernah terjadi sebelumnya di era MotoGP ini, menegaskan pengembangan teknis dan olah raga yang solid dari Ducati dengan kemampuan beradaptasi, berevolusi, dan meraih kemenangan bersama pembalap berbeda, dengan Desmosedici GP yang secara konsisten memimpin di panggung dunia.
Perjalanan Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025 ditandai dengan pencapaian angka-angka luar biasa: 14 kemenangan Sprint dan 11 kemenangan GP, yang menempatkannya di puncak klasemen kejuaraan dunia dengan 541 poin, unggul 201 poin dari posisi kedua sang adik Alex Marquez.
Kombinasi Sprint-GP miliknya begitu impresif: 10 kali meraih kemenangan ganda dalam satu musim, 7 di antaranya secara beruntun—sebuah rekor yang menobatkannya sebagai pembalap dengan kemenangan ganda terpanjang dalam sejarah MotoGP.
Francesco Bagnaia Kembali ke Jalur Juara
Kebahagian lainnya sekaligus menjadi milik Ducati pada hari yang sama. GP Motegi ditutup dengan penampilan gemilang dari Francesco Bagnaia, yang meraih kemenangan di Sprint maupun balapan hari Minggu—sebuah hasil yang semakin menambah nilai pada akhir pekan bersejarah bagi Ducati.

Claudio Domenicali, CEO Ducati menyatakan rasa bangganya atas capaian rider Ducati pada musim balap 2025 ini. “Kisah ini terus berlanjut, dan betapa luar biasanya sejarah yang sedang kita tulis! Kami menjadi Juara Dunia selama empat tahun berturut-turut, membuktikan bahwa ketika bakat, keterampilan, dan dedikasi bertemu, batas antara yang “mungkin” dan yang “luar biasa” akan menghilang,” ujarnya.
Bersama Marc, kata Claudio Domenicali, proses ini berjalan alami. Marc langsung menemukan harmoni dengan Desmosedici GP. “Sejak balapan pertama, dia mengonfirmasi semua yang diharapkan Ducati darinya, dan dalam banyak hal bahkan melampaui ekspektasi kami sendiri,” katanya.
Hal ini menunjukkan bahwa bakat luar biasa yang dimilikinya, ketika dipadukan dengan kerja tim yang teliti, penuh dedikasi, dan kompeten seperti yang dimiliki tim kami, dapat saling memperkuat dan menghasilkan performa terbaik.
Claudio Domenicali juga mengapresiasi penampilan Pecco, yang memenangkan Sprint maupun balapan hari Minggu. Melihat senyumnya, sekaligus merayakan Gelar Juara Dunia Pembalap, adalah sebuah momen yang akan terus terpatri dalam ingatan Ducati. “Lebih bermakna daripada kata-kata, dan menggambarkan kekuatan Ducati,” ujarnya.
Marc Marquez juara dunia MotoGP 20205 serta Ducati meraih gelar juara dunia tim keenam kali secara beruntun menjadi rangkaian prestasi yang tak tertandingi dalam sejarah MotoGP. “ini sekali lagi menunjukkan kekuatan sebuah proyek yang dibangun atas dasar bakat, semangat, dan keunggulan Made in Italy,” Claudio Domenicali. {PO/Mir}

