BANDUNG – PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan Mobil listrik BYD M6 di GIIAS Bandung 2024. BYD M6, sebagai MPV Listrik medium pertama di Indonesia dibandrol mulai Rp 389.000.000.
Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia dan ibu kota Jawa Barat menjadi destinasi penting untuk melanjutkan transformasi berkendara yang lebih baik melalui kendaraan listrik sejalan dengan visi BYD untuk menciptakan masa depan berkendara lebih hijau.
GIIAS Bandung yang berlangsung dari 25 hingga 29 September 2024 bisa dimanfaatkan masyarakat Jawa Barat untuk mengenal lebih dekat dengan BYD, brad asal Cina, khususnya si pendatang baru, Mobil listrik BYD M6.
Dalam penjelasannya, BYD Indonesia menyebutkan bahwa BYD M6, dengan teknologi ramah lingkungan, menawarkan pengalaman berkendara yang efisien, nyaman, dan aman.
Fitur inovatifnya menjadikan setiap perjalanan lebih menyenangkan. BYD optimis bahwa antusiasme masyarakat Bandung akan mengikuti kesuksesan yang telah diraih di Jakarta dan Surabaya.
Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia mengumumkan harga OTR BYD M6, MPEV (Multi-Purpose Electric Vehicle) pertama di Indonesia untuk area Bandung sebagai berikut :
- BYD M6 Standard : Rp 389.000.000
- BYD M6 Superior : Rp 429.000.000
- BYD M6 Superior Captain Seat : Rp 439.000.000
Partisipasi BYD di GIIAS Bandung merupakan langkah penting dalam memperkenalkan teknologi e-platform yang canggih dan terintegrasi pada seluruh lini produk kendaraan listriknya, dengan tujuan menarik minat konsumen Indonesia untuk beralih dan memulai dengan kendaraan ramah lingkungan.
Penerapan Blade Baterry oleh BYD telah menciptakan gelombang baru dalam industri kendaraan listrik, membuktikan bahwa baterai lithium iron phosphate (LFP) dapat menjadi alternatif yang sangat kompetitif dengan jenis baterai lainnya.
Komitmen BYD dalam mengembangkan Blade Battery telah menghasilkan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki performa yang semakin mengesankan dalam hal efisiensi dan jangkauan.
“Kami sangat antusias memperkenalkan BYD M6 di Bandung, sebuah kota yang memiliki peran penting sebagai pusat ekonomi dan budaya di Jawa Barat. Kehadiran kami di GIIAS Bandung ini merupakan langkah besar dalam mendukung transformasi kendaraan listrik di Indonesia dan memenuhi kebutuhan konsumen lokal yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi canggih.” ujar Luther Panjaitan.
BYD M6, MPEV Pertama Segmen Medium di Indonesia
BYD M6 merupakan MPEV segmen medium pertama di Indonesia. Mobil listrik BYD M6 dirancang khusus untuk keluarga Indonesia, BYD M6 menawarkan kombinasi sempurna antara ruang, kenyamanan, performa, dan teknologi terkini, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mencari kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Kehadiran BYD M6 untuk membangun pemahaman konsumen akan jenis-jenis kendaraan BYD, dimana akan meramaikan segmen mobil MPV yang sangat populer di Indonesia.
Sama seperti ketiga produk pendahulunya, BYD M6 menggunakan baterai andalan yang diproduksi sendiri oleh BYD yaitu Blade Battery.
Teknologi Blade Battery yang lebih aman dan efisien dalam pengisian daya ini mampu membawa BYD M6 MPEV menempuh jarak hingga 530 km dalam sekali pengisian daya full, siap menemani keluarga Indonesia. Terdapat empat pilihan warna yaitu Crystal White, Ink Stone Blue, Cosmos Black, Harbour Grey.
Mobil listrik BYD M6 hadir dengan desain modern dan stylish, serta interior yang nyaman. Mobil MPEV ini memiliki konfigurasi tempat duduk luas, mampu menampung hingga 7 orang dengan ruang bagasi yang lega untuk berbagai kebutuhan keluarga.
Lebih dari itu, BYD M6 dilengkapi berbagai fitur keselamatan terdepan seperti sistem pengereman ABS dengan EBD, sistem kontrol stabilitas elektronik (ESC), dan 6 airbag. Fitur-fitur ini memastikan keamanan dan ketenangan bagi keluarga saat berkendara.
Mobil listrik BYD M6 adalah pilihan tepat bagi keluarga Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan lebih ramah lingkungan. MPV listrik ini tidak hanya mengurangi emisi gas buang, tetapi juga lebih hemat biaya bahan bakar dibandingkan dengan MPV bensin tradisional. {PO/Mir}

