JERMAN – MotoGP Jerman pada akhir pekan ini akan melahirkan penguasa baru. Pasalnya, di antara puluhan pembalap MotoGP saat ini belum pernah ada yang juara di sini. Marc Marquez memborong semua gelar sejak dia tampil di MotoGP tahun 2003.
Namun, tanpa sang raja MotoGP Jerman, balapan di sirkuit Sachnsenring besok akan kurang menarik. MotoGP mania bakal lesu menyaksikan balapan. Setelah Valentino Rossi undur diri dari MotoGP, kini balapan paling akbar ini tak ada Marc Marquez.
Bukan hanya penggila balap yang kecewa. Para pembalap pun mengaku kurang greget bertarung di MotoGP Jerman tanpa adanya sang penguasa yakni Marc Marquez.
Juara dunia MotoGP tahun 2021 Fabio Quartararo salah satu pembalap yang merasakan lesunya balapan tanpa hadirnya Marc Marquez.
“(Balapan) Tidak sama. Marc memenangi segalanya di sana. Apa yang bisa memotivasi saya ialah bisa menang dengan dia di trek itu, dan belum ada yang bisa melakukannya,” Kata Quartararo.
Pembalap Yamaha ini mengaku masih banyak belajar melalui aksi Marc Marquez di tiap balapan. Apalagi di Jerman yang menjadi sirkuit kekuasaan sang Baby Aliens.
Marc Marquez memang tak kuasa menolak nasib buruk. Pembalap Repsol Honda ini merasakan cedera lengan yang kembali menderanya saat turun di babak Kualifikasi MotoGP Italia 2022, Sabtu 28 Mei 2022.
Demi kelanjutan karirnya, Marquez memilih mundur dari MotoGP 2022 yang telah berlangsung setengah seri. Usai dari Italia GP, dia memilih menjalani operasi tangan yang keempat kalinya.
Operasi penting ini berlangsung di Amerikat Serikat persisnya di Mayo Clinic, Minnesota, pada Kamis 2 Juni 2022. Tak berselang lama, pihak Repsol Honda menyampaikan kabar bahwa operasi berjalan lancar.
Agar kekuatannya kembali sempurna, Marquez harus istirahat total dari aksi balapan hingga penghabisan musim 2022. Dengan pemulihan yang sempurna ini diharapkan, musim 2023, Marquez akan berlaga dengan kekuatan seperti sebelum mengalami cidera. {PO/HAZ}

