JAKARTA – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berlokasi di kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Kamis (12/12) melakukan ekspor perdana kendaraan niaga Isuzu traga.
Ekspor perdana 120 unit Isuzu Tagra ke Filipina ini dihadiri secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pabrik perakittan PT IAMI.
Dalam Sambutanya, Presiden Jokowi mengungkapkan,” Kenapa saya mau datang ke PT Isuzu ini? Karena ada ekspor perdana Isuzu Traga pada pagi hari ini,”
Lebih lanjut Presiden Jokowi mengungkapkan, pemerintah sangat mendukung industri otomotif di Tanah Air, fokus kerja pemerintah adalah bagaimana impor dapat dikurangi dan berusaha ekspor terus di tingkatkan.
Seperti diketahui, sejak Presiden Jokowi menjabat, angaran belanja negara pada 2016 sebesar Rp 1.859,5 triliun sedangkan pendahapatan hanya sebesar Rp 1.551,8 triliun. Terjadi defisit Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp 307,7 triliun (2,46%).
Di tahun 2017 pemerintah mengalami defisit anggaran sebesar Rp 345,8 triliun atau 2,57% dari PDB nya. sementara itu pendapatan negara sepanjang 2018 mencapai Rp 1.942,3 triliun sementara belanja negara sebesar Rp 2.202,2 triliun, negara defisit Rp 259,9 triliun.
Sedangkan di 2019, Defisit anggaran di akhir Oktober tercatat Rp 289,1 triliun atau 1,8% terhadap PDB, di prediksi defisit ini akan terus bertambah hingga 2%-2,2% menjelang akhir tahun.
Sejak pemerintahaan Presiden Jokowi ini, defisit PDB merupakan yang terbesar sepanjang sejarah, berdasakan data laporan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Hal ini yang memaksa pemerintah untuk berkerja lebih baik lagi, untuk semakin mengurang defisit transaksi berjalan maupun defisit neraca perdagangan.
“Kita berharap current account deficit kita semakin mengecil dan neraca perdagangan kita juga bisa surplus. Jangan sampai impornya lebih banyak dari ekspor,” ujar Jokowi.
PT IAMI menargetkan dapat terus melakukan ekspor Isuzu Tagra hingga 6.000 unit hingga akhir tahun 2020 seperti apa yang diharapkan oleh Presiden Jokowi.
“Saya minta sampaikan kepada seluruh keluarga besar otomotif, tahun 2024 minimal 1 juta unit harus keluar dari Indonesia,” tambah Presiden Jokowi.
Selain itu PT IAMI juga akan memperluas negara tujuan ekspor hingga lebih dari 20 negara. Tidak hanya menyasar ekspor untuk pasar di wilayah Asia Tenggara saja, tapi juga merambah ke Timur Tengah, Amerika Latin, serta beberapa negara di Afrika.
“Tadi disampaikan oleh Bapak Prijono (Presdir Astra), Pak, tahun ini hanya satu negara. Hanya satu negara, tapi dalam tiga tahun ke depan akan masuk ke 20 negara baik itu di Afrika, baik itu di Asia Timur, baik itu di Timur Tengah. Ini yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkap Presiden Jokowi.
Turut hadir dalam acara ekspor perdana Isuzu diantaranya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Masafumi Ishii, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Po/Byn]

