JAKARTA – BFI Finance mengembangkan bisnis terbarunya dengan mengucurkan pembiayaan untuk sepeda motor listrik. Pada tahap awal, BFI Finance dukung 5 merek Molis dalam negeri.

“Kami baru saja melakukan Kick off pada awal Agustus untuk pembiayaan motor listrik,” ujar Sudjono Corporate Secretary BFI Finance saat melakukan ramah tamah bersama awak media, Kamis (7/9/2023) di Antarasa Resto, Kuningan, Jakarta.

Perkembangan pesat bisnis motor listrik di Indonesia saat ini membuat BFI Finance tergiur untuk nimbrung. Langkah ini sekaligus sebagai komitmen perusahaan leasing ini dalam mendukung pemerintah dalam kebijakan kendaraan listrik nasional.

Sebelumnya, BFI Finance yang berdiri tahun 1982, lebih dikenal sebagai perusahaan pembiayaan spesial kendaraan bekas. Tiga bidang usaha utamanya adalah, pembiayaan modal kerja, investasi dan multiguna, pembiayaan sales lease back, dan pembiayaan tanpa agunan untuk kebutuhan pendidikan, perjalanan wisata, dll. Pada 2017, usaha BFI Finance berkembang ke unit Syariah.

Baca juga :  Bersama General Motors, Michelin Kembangkan Teknologi Ban Tanpa Udara

“Kami adalah perusahaan pembiayaan tertua dan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia saat ini. BFI Finance masuk dalam pembiayaan besar dengan aset hingga 22 trilyun,” terang Sudjono bangga.

Kebanggaan lain pada BFI Finance adalah satu-satunya perusahaan leasing dalam negeri yang independent. Artinya, BFI Finance bukan bagian atau milik bank serta pebisnis asing yang kini marak di Indonesia.

Disebutkan, paska pandemi tahun 2022 menjadi masa reborn bagi BFI Finance. Tahun ini menjadi titik hebat dengan profit level tertinggi dan punya angka kenaikan yang jauh di atas rata-rata industri pembiayaan. “Hingga saat ini BFI Finance berkembang dengan 270 outlet di seluruh Indonesia, yang terjauh di Merauke, Papua,” kata Sudjono lagi.

Dukung 5 Molis Nasional

Kini, sayap bisnis perusahaan ini mengepak lagi dengan mendukung kehadiran motor listrik yang mulai massif di dalam negeri. Dalam tahap awal mengembangkan lini pembiayaan ke motor listrik, BFI Finance mendukung pembiayaan di lima brand motor listrik nasional.

Baca juga :  Jalur Cikidang Sukabumi Miliki Pembatas Roller Barrier Pertama di Jawa Barat

Kelima brand tersebut adalah Alva, Selis, United, Volta dan Smoot. Kelima brand motor listrik ini, jelas Baskoro F Wardana, Branch Sales Head BFI Finance, bisa dikatakan produk asli Indonesia. Lima brand ini punya komitmen jangan panjang memproduksi motor listrik di Indonesia. “Mereka punya pabrik di Indonesia, melakukan produksi dengan menggunakan kandungan lokal yang dominan dibuat di Indonesia,” terangnya.

Dalam Kick off atau mini launching pembiayaan untuk motor listrik, pada tahap awal BFI Finance bekersama dengan 18 dealer motor listrik di wilayah Jabodetabek. Untuk selanjutnya, dealer akan dikembangkan di pulau Jawa hingga luar Jawa.

Untuk motor listrik, BFI Finance mengucurkan kredit untuk setiap unit mencapai Rp. 40 juta. Dengan DP 15 persen, BFI Finance menyiapkan tenor kredit antara 1-3 tahun.

Baca juga :  Mitsubishi Children Program 2, Ajak Anak Panti Asuhan Wisata

Pada tahap awal ini, BFI Finance, jelas Sudjono laksana membuka pasar. Pasalnya, perkembangan motor listrik mulai meninggi dua belakangan. Motor listrik sudah banyak diserap pasar, antara lain untuk menunjang bisnis seperti kurir dan ojek online.

“Pada tahap awal ini kami mencoba menggali serta mempelajari hal-hal terkait kendaraan listrik, dengan harapan ke depannya BFI Finance sudah siap saat menghadapi eranya kendaraan listrik secara massal,” tandas Sudjono. {PO/Mir}