BALI – Adira Finance meresmikan Grha Adira Bali di Denpasar. Gedung megah ini siap perkuat operasional Wilayah BNT.
Bali dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah setrategis dengan pertumbuhan otomotif tinggi. Tak heran jika PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memperkuat pemasaran di wilayah ini. Salah satunya, dengan membangun kantor “Grha Adira Bali”.
Grha Adira Bali yang berada di Jl. Mahendradatta No.137, Padangsambian, Denpasar Barat, menjadi kantor area (Area Office) yang memegang peran strategis dalam mengkoordinasikan operasional wilayah Bali–Nusa Tenggara (BNT), sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
Peresmian Grha Adira Bali dilakukan pada Selasa (2/12). Acara dihadiri jajaran Direksi Adira Finance, antara lain: Dewa Made Susila (Direktur Utama), Swandajani Gunadi (Direktur SDM & Marketing), Niko Kurniawan (Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi), serta Sylvanus Gani (Direktur Keuangan), didampingi manajemen wilayah, pimpinan cabang, mitra, dan komunitas.
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila mengatakan, peresmian Grha Adira menjadi langkah penting bagi penguatan strategi perusahaan di wilayah Bali–Nusa Tenggara (BNT). Di usia ke-35, Adira Finance ingin memastikan bahwa perusahaan memiliki fondasi operasional yang lebih solid dan dekat dengan masyarakat.
“Kehadiran kantor area ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperluas jangkauan pembiayaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti BNT,” ujar Dewa Made Susila.
Peran Strategis Grha Adira bagi Wilayah Bali–Nusa Tenggara
Grha Adira menjadi pusat penggerak strategi penjualan dan pelayanan di wilayah Bali–Nusa Tenggara, memastikan setiap cabang bergerak dalam ritme yang sama. Sebagai Area Office, gedung ini memperkuat koordinasi wilayah, menjaga konsistensi standar operasional, dan meningkatkan kecepatan eksekusi di lapangan.
Didukung oleh fasilitas seperti Kantor Sentra, Adira Expo, dan Corporate University, Grha Adira siap menjadi simpul integrasi yang menghadirkan layanan lebih responsif dan dekat dengan masyarakat.

Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan, menambahkan, kehadiran Grha Adira adalah bagian dari strategi penjualan dan pelayanan di wilayah Bali–Nusa Tenggara. Selain sebagai kantor cabang untuk melayani konsumen, Grha Adira kami posisikan sebagai pusat regional—ruang untuk pelatihan internal, kolaborasi tim, serta berbagai aktivitas bersama pelanggan dan mitra bisnis.
“Grha Adira akan terus kami kembangkan secara bertahap di seluruh regional kami, sehingga koordinasi, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan dapat semakin meningkat di seluruh Indonesia,” ujar Niko Kurniawan.
Peresmian yang Terintegrasi dengan Momentum Transformasi Perusahaan
Prosesi peresmian Grha Adira tidak hanya menjadi acara simbolis, tetapi juga momentum penting setelah dua langkah strategis perusahaan, yakni penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance yang efektif berlaku 1 Oktober 2025 serta penyelesaian pengalihan portofolio Arthaasia Finance (AAF) pada 7 November 2025.
Keduanya memperluas jaringan layanan, memperkaya portofolio bisnis, serta memperkokoh kapabilitas operasional Adira Finance. Kehadiran Grha Adira sebagai pusat koordinasi wilayah menjadi wujud nyata integrasi tersebut di lapangan, mewakili kesiapan perusahaan dalam menangani volume layanan yang semakin besar.
Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani Mendrofa, menyampaikan, penggabungan Mandala Finance dan akuisisi portofolio Arthaasia Finance memperluas skala bisnis dan meningkatkan volume layanan yang kami kelola di berbagai wilayah, termasuk Bali–Nusa Tenggara.
“Dengan bertambahnya jaringan dan portofolio, struktur operasional yang kuat menjadi semakin penting. Kehadiran Grha Adira memastikan bahwa integrasi tersebut didukung oleh koordinasi wilayah yang lebih solid, proses yang lebih terstandar, dan kesiapan operasional yang mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut,” ungkap Sylvanus Gani.
Penguatan struktur wilayah ini selaras dengan strategi ekspansi Adira Finance, yang hingga Oktober 2025 memiliki total 851 jaringan usaha, di mana 36 jaringan usaha atau sebanyak 4% berada di wilayah Bali- Nusa Tenggara (BNT).
Regional Executive Officer Wilayah Bali- Nusa Tenggara Adira Finance, Anak Agung Gede Sasmatra Putra menambahkan, di usia 35 tahun, Adira memperkuat struktur regional agar Bali–Nusa Tenggara tetap menjadi motor pertumbuhan Adira Finance. “Grha Adira memungkinkan kami bergerak lebih cepat, menjaga standar pelayanan yang optimal, dan semakin dekat dengan para sahabat di seluruh wilayah BNT,” tegasnya. {PO/Mir}

