JAKARTA – Sebuah survey menarik hadir dengan pernyataan bahwa masyarakat tetap percaya dengan produk Honda. Beragam alasan mengemuka, hingga kesukaan masyarakat pada brand sayap mengepak ini tetap tinggi.
Sebelumnya, pada tahun 2023, Honda sempat didera isu negatif di media sosial mengenai rangka sepeda motornya. Ternyata itu tersebut tak terlalu mengancam produk-produk Honda. kepercayaan masyarakat terhadap motor Honda tetap tinggi.
Buktinya? Dua survei teranyar yang dilakukan oleh Katadata Insight Center (KIC) dan lembaga survei independen, Jakpat dapat melihat reaksi positif masyarakat pada sepeda motor Honda.
Lintas Generasi
Dikutip dari Wahana-Honda, disebutkan, berdasarkan survei KIC, Honda dianggap sebagai pabrikan motor lintas generasi.
Sebanyak 75% responden mengaku menggunakan Honda saat masih kecil. Sementara 74% menggunakan Honda saat remaja dan 74% mengaku akan tetap memilih Honda hingga 10–15 tahun ke depan.
Survei KIC juga menunjukkan, merek Honda menjadi sepeda motor pilihan mayoritas (67,6%). Sementara merek lain dipilih oleh sekitar 32,4% responden.
Survei ini dilakukan pada 15–21 November 2023 terhadap 2.511 responden dengan metode computer assisted web interviewing (CAWI). Responden survei terdiri atas 42% pria dan 58% wanita dengan rentang usia 17–58 tahun.
Model Honda yang Paling Diminati
Hasil identik juga dipetik dari survei Jakpat. Dari semua responden, sebanyak 74,6% menggunakan sepeda motor Honda.
Secara umum, kategori sepeda motor yang paling banyak digunakan adalah matic dengan tiga terbesar, yaitu Scoopy, BeAT Sporty, dan Vario 125.
Responden Jakpat menilai aspek merek terpercaya didominasi oleh Honda sebesar 73%.
Selain itu, Honda juga unggul sebagai merek berkualitas tinggi (67%), jauh di atas merek-merek lain.
Survei Jakpat melibatkan 1.021 responden dengan rentang usia 17–54 tahun. Survei berlangsung selama periode 17–23 November 2023 melalui aplikasi Jakpat.
“Kedua survei di atas menegaskan tertanam kuatnya kepercayaan masyarakat pada brand motor Honda yang sudah terbangun berpuluh-puluh tahun,” ujar Head of Marketing PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Olivia Widyasuwita. {PO/Mir}