JAKARTA –  Bagi anak tahun 90an mungkin tidak asing dengan serial film Jepang, Kamen Rider Black yang diperankan oleh Kohtaro Minami atau biasa dikenal di Indonesia dengan sebutan Ksatria Baja Hitam. Tokoh ini sempat menjadi idola anak – anak Indonesia era 90-an.

Tokoh pembela kebenaran Kamen Rider Black dengan kostum dan motor yang memiliki ciri khas menyerupai belalang sangat berkesan bagi anak-anak atau remaja di era 90-an, pada saat menjalankan aksinya Kamen Rider selalu ditemani oleh kendaraanya yang menyerupai belalang.

Tapi taukah kalian basic dari motor bermodifikasi belalang tempur tunggangan Kamen Rider black yang sempat menjadi primadona remaja di Indonesia pada eranya menggunakan Suzuki RA125, namun berdasarkan Kamen Rider Wiki model serta tahunnya tidak dijelaskan secara detail.

Berdasarkan rilis resmi Suzuki, RA125 merupakan motor trail yang mulai dipasarkan pada tahun 1984, dalam sejarahnya motor ini telah Sembilan kali menjuarai FIM Motocross World Championship.

Berdasarkan Desain dan spesifikasnya motor ini cenderung persegi, terutama menonjol pada bentuk lampu depannya. Sepeda motor ini dibekali mesin 2-tak satu silinder, berkapasitas 124cc, mampu menghasilkan tenaga maksimal 22 tenaga kuda dan torsi maksimal 19,6Nm, dengan bobot hanya 100kg ditambah dengan menggunakan mekanisme full floater pada suspensi belakang serta rem cakram pada roda depan.

Baca juga :  Sambut Sumpah Pemuda, Yamaha DDS Jabodetabek Gelar City Ride

Bobotnya yang ringan dengan kombinasi tenaga yang lumayan gahar membuat motor ini menjadi andalan di ajang balap motor saat itu. Dan berikut spesifikasi lengkap Suzuki RA125:

Overall length: 2,070 mm, Overall width: 840 mm, Overall height: 1,165 mm, Wheelbase: 1,355, Weight: 100 kg, Engine type: 2-stroke, 1-cylinder, liquid-cooled, Engine displacement: 124cm³, Bore x stroke: 56.0 mm × 50.6 mm, Maximum power: 16.2kW (22HP)/ 8.000 rpm, Maximum torque: 19.6N-m/7.500 rpm, Transmission: 6-speed constant mesh, Front tire size: 80/80-21 45P, Rear tire size: 110/80-18 58P

Berdasarkan akun resmi Suzuki Indonesia. Suzuki RA125 untuk pasar Indonesia, sepeda motor trail ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1993 dan untuk pasar Indonesia motor ini dikenal dengan nama Suzuki TS125ER.

Baca juga :  Instruktur Honda Wahana Juara Kompetisi Safety Riding di Jepang

Versi awal sepeda motor off-road Suzuki ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an di Jepang dengan nama Suzuki TS125R atau TS Duster, dan model generasi pertama ini hanya dijual di pasar AS dan Jepang. Lalu, 20 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1993, Suzuki TS125ER diperkenalkan di pasar Indonesia.

Versi yang beredar di Indonesia dianggap lebih canggih dibandingkan dengan Suzuki TS125 generasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan penggunaan peredam kejut depan yang lebih tinggi dipasangkan dengan peredam kejut tunggal. Namun, lini produksi sepeda motor ini terpaksa dihentikan ketika pemerintah menerapkan regulasi yang melarang pembuatan sepeda motor dengan mesin 2-tak.

Harap dicatat, Suzuki RA125 dijual terpisah untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa. Sementara untuk pasar Jepang, model ini dikenal dengan nama Suzuki TS125X. Perbedaan mendasar terletak pada sistem pengereman roda depan. RA125 menggunakan rem cakram di roda depan, sementara TS125X masih mempertahankan rem tromol. Di Indonesia, Suzuki TS125ER masih menggunakan rem tromol pada roda depan.

Baca juga :  Booth Parjo Pamerkan Beragam Industri Kreatif Lokal

Meskipun seri Suzuki TS125 yang diperkenalkan di Indonesia memiliki kesamaan yang signifikan dengan TS125X yang dipasarkan di Jepang, terdapat sedikit perbedaan dalam daya yang dihasilkan oleh mesin. Menurut informasi dari artikel Suzuki Indonesia, mesin yang digunakan oleh Suzuki TS125ER adalah mesin 2-tak berkapasitas 123 cc dengan satu silinder. Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimal sekitar 13 tenaga kuda dan torsi maksimal mencapai 13,2 Nm. Berat kosong sekitar 105 kg. [Po/Byn]