JAKARTA – Brand apparel premium, Yellowcorn turut meramaikan pameran Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition (IMHAX) berlangsung tanggal 8-10 September 2023 di gedung SMESCO, Jakarta.

Di pameran IMHAX kali ini, Yellowcorn memboyong line up produk lengkap mulai dari sarung tangan, jaket riding, hingga sepatu dengan rentang harga mulai dari Rp1 juta hingga Rp8 juta.

“Kami telah meluncurkan produk baru seperti sepatu model baru, jas hujan, dan tas. Kisaran harga produk Yellowcorn itu berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 8 jutaan,” kata Reyner Christian Gunawan, Owner Distributor Yellowcorn.

Baca juga :  Yellow Corn Hadir Memenuhi Kebutuhan Fashion Bikers Indonesia

Selama pameran, Yellowcorn memberikan potongan harga mulai dari 5 hingga 10 persen. Selain menawarkan produk sendiri, Yellowcorn juga membawa berbagai merek helm premium seperti Bell, MT Helmet, AXXIS, serta apparel lokal RRMF. “Untuk helm Bell, selama IMHAX kita diskon 10 persen,” sambungnya.

Meski menawarkan produk kelas premium, namun pihak Yellowcorn mengaku kalau pangsa pasar mereka cukup variatif dan tidak hanya menyasar kalangan atas.

“Target pasar kami sangat bervariasi. Sekarang, pemilik sepeda motor matic dengan anggaran hingga Rp 2,5 juta sudah bisa memilih helm impor. Jadi, tidak ada lagi pemikiran bahwa hanya pemilik moge yang memilih helm impor,” beber Reyner.

Baca juga :  Ajang CustoMAXI x Yamaha Berlangsung di Bekasi Akhir Pekan Ini

Fakta ini membuat Yellowcorn tidak khawatir jika desain dan produk-produk ditiru oleh brand lokal. “Karena konsumen kami juga banyak dari mereka yang tadinya pengguna brand lokal tapi ingin naik level ya pastinya pindah ke Yellowcorn,” lanjut Reyner.

Sejak tahun 2018 hingga sekarang, Reyner mengungkapkan penjualan produk Yellowcorn terus meningkat. “Peningkatan penjualan cukup signifikan, mungkin sekitar 50%. Antusiasme masyarakat terhadap produk Yellowcorn sudah bagus, bahkan pernah ada acara riding dari Jakarta ke Bandung yang diikuti oleh hampir 300 sepeda motor di Jakarta dan hampir 500 di Bandung,” pungkasnya.[Po/Rst]