JAKARTA – Konsistensi Kawasaki sebagai APM yang hanya menghadirkan sepeda motor sport kembali ditunjukkan. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menghadirkan dua line-up terbarunya, motor listrik yang bergenre sport, Ninja e-1 dan Z e-1.

Ya, dua motor sekaligus. Yang satu model sport berfairing yakni Ninja e-1 dan satu lagi motor sport naked alias telanjang dengan nama Z e-1. Hadirnya dua motor listrik ini terasa diam-diam, pasalnya belum ada sinyal dari KMI menghadirkan motor listrik di Indonesia.

Peluncuran dua motor listrik Kawasaki ini dilakukan Jumat (17/11/2023) di Dealer Kawasaki Jakarta, Jl. Abdul Muis, Tanah Abang, Jakpus. Hadir dalam launching tersebut, Direktur Utama KMI Jin Inoue, Head Sales & Promotion PT. KMI Michael C. Tanadhi dan Line Head Marketing PT KMI Sucipto Wijono.

Michael mengatakan, dua motor listrik Kawasaki menjadi pabrikan motor Jepang pertama di Indonesia yang memperkenalkan motor listrik dengan genre sport. Motor ini kata Michael, memberikan idola dan harapan baru bagi Kawasaki Lovers.

“Tentunya penggemar sportbike tetapi mencari motor ramah lingkungan bisa memilih Ninja e-1. Apabila Kawasaki Lovers gemar motor tipe supernaked dan berkelas, bisa memilih tipe Z e-1. Semua tergantung pada selera masing-masing. KMI terus berusaha memberikan sajian inovatif serta menarik perhatian untuk Kawasaki Lovers dan motorcycle enthusiast di tanah air,” ucap Michael C. Tanadhi.

Baca juga :  Meski Masa Corona, Vario Bersolek dengan Tampilan Lebih Sporti

Merupakan produksi CBU Jepang, hadirnya Ninja e-1 dan Z e-1 EV Kawasaki jelas menunjukkan bahwa masa-masa indah tidak terbatas dapat dilalui pengendara melintas ke kota-kota besar di Indonesia.

Indonesia menjadi negara yang cukup beruntung. Pasalnya, Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 EV tergolong motor yang sosoknya baru terlihat di Jepang dan Eropa.

Soal harga, Ninja e-1 masuk dalam sepeda motor sport premium dengan banderol planning price Rp 149.900.000,- (OTR Jakarta). Sementara untuk Z e-1 adalah Rp 146.900.000,- (OTR Jakarta). Start delivery kedua tipe tersebut akan dilakukan mulai tahun depan yakni pada bulan Maret 2024.

Untuk target pasar, KMI tidak terlalu muluk-muluk. Ninja e-1 dan Z e-1 EV diharapkan bisa terjual 100 unit per bulan. “Sasaran utama kita adalah lembaga pemerintahan yang membutuhkan sepeda motor sport untuk kendaraan operasional,” ungkap Michael C. Tanadhi.

Ninja e-1 dan Z e-1. Mengikuti desain dari merek masing-masing, Ninja e-1 menyajikan bodywork full-fairing yang sporty seperti lini Ninja berperforma tinggi. Sedangkan Z e-1 memiliki bodywork minimalis yang mengingatkan pada gaya streetfighter dan bermesin Z supernaked ciri khas dari tipe Z Kawasaki.

Baca juga :  April 2019 BMW Motorrad Akan Luncurkan Moge Berbanderol Rp 800 Juta

Keduanya mempunyai warna yang sama dan tentunya sangat menarik perhatian, Metallic Bright Silver / Metallic Matte Lime Green / Ebony sebagai pelengkap motor listrik andalan Kawasaki Lovers.

Pengembangan sebagai sepeda motor listrik setara dengan motor ICE (Internal Combustion Engine) kelas 125 cc, Ninja e-1 dan Z e-1 memberikan kenyamanan dengan diperkuat fungsi e-boost yang memungkinkan pengendara memanfaatkan tenaga ekstra untuk akselerasi lebih kuat dan berkecepatan yang lebih maksimal.

Dengan e-boost, pengendara juga dapat mengakses peningkatan power selama 15 detik agar kecepatan yang diinginkan tersalurkan dengan baik. Selain pengoperasian normal (ROAD) pada kedua motor listrik tersebut, terdapat opsi lain yang dapat pengendara pilih, yakni pengoperasian terbatas (ECO) yang menawarkan jangkauan lebih jauh.

Tidak hanya itu, Ninja e-1 dan Z e-1 dilengkapi dengan dual lithium-ion batteries yang masing-masing memiliki berat 11,5 kg. Memerlukan pengisian daya per-baterai rata-rata hingga mencapai 3,7 – 4 jam untuk full charge dan 1,6 jam untuk pengisian daya 20% – 85%.

Baca juga :  GSX Juara Dari Digital Modifikasi Periode 2

Adapun tiga opsi pilihan dalam pengisian daya, yakni charging dengan charging dock (batteries removed), charging tanpa charging dock (batteries removed) dan charging langsung di bagian offboard charge (bagian belakang motor).

Memiliki fitur yang sangat canggih, Ninja e-1 dan Z e-1 menghadirkan fitur WALK MODE. WALK MODE yang inovatif dapat membantu pengendara bermanuver di tempat parkir. Berkekuatan 5,0 kW (max 9,0 kW), respons low-end yang kuat menghasilkan akselerasi menyeringai sejak awal.

Dengan tagline “SPARK A NEW ERA”, fitur seperti TFT full-colour instrumentation with smartphone connectivity dapat memungkinkan pengendara merasa lebih nyaman untuk terhubung dengan smartphone mereka.

Sementara box penyimpanan pada tangki depan motor dapat memberikan kenyamanan bagi pengendara untuk menampung barang-barang kecil kebutuhan selama berkendara, seperti sarung tangan atau perlengkapan saat musim hujan tiba. {PO/Mir}