BOGOR – M.Fadli Immamuddin salah satu pebalap terbaik Indonesia, pemilik sekolah balap 43 Racing School, wadah bagi anak – anak Indonesia yang ingin fokus dalam di dunia balap, menjadi target Accentwire dengan memberikan support bagi Fadli untuk terus mengembangkan sekolah balapnya.

Dukungan Accentwira sebagai produk pendukung kelistrikan kendaraan bermotor ini, yang dapat dipasangkan disegala jenis motor, juga dipasangkan di motor Moriwaki 250cc yang digunakan oleh 43 Racing School sebagai sarana berlatih para siswa sesuai motor standar balap Internasional.

Produk Accentwire dapat digunakan, karena tidak ada resiko kerusakan dan aman terhadap regulasi balap manapun. Kita dari Accentwire berharap para siswa akan lebih mudah beradaptasi dengan motor-motor balap yang tenaganya powerfull.

Baca juga :  Zarco Bikin Kejutan, Raih Pole di MotoGP Cheko 2020

“Dengan sarana motor yang mumpuni tadi, nantinya siswa akan jadi lebih cepat beradaptasi dengan mesin-mesin balap yang lebih advanced di ajang balap manapun. Kalau sudah begitu, siswa-siswa cetakan dari 43 Racing School akan semakin jadi rebutan bagi tim-tim balap raksasa nasional ataupun diluar sana.” ujar Indra Santoso Founder dari Kabel Setan Accentwire.

Accentwire akan full support kabel mulai dari Accentiwire generasi pertama yaitu Accentwire koil, generasi kedua Accentwire Socket Series, generasi ketiga Negatif hingga generasi terahir yakni Select Series. Motor-motor yang menggunakan line up dari Accentwire tadi diantaranya, Moriwaki 250, Honda CBR 250RR, CBR 250R, CBR150R, Honda Blade.

Baca juga :  Menginjak Usia 40 Tahun, Rossi Belum Berniat Pensiun

Hasil dari pengetesan disemua motor yang telah dipasangkan Accentwire, terbukti dapat menambah nilai sensitifitas torsi hingga peak power di semua motor.

“Torsi jadi lebih melimpah dan gerakan gas jadi lebih dikit, gak perlu puter gas dalam-dalam, motor udah langsung teriak.” ungkap M.Fadly yang tidak percaya, hanya dengan seutas kabel dapat memberikan performa motor jauh lebih baik.

Baca juga :  Andrea Iannone Menyesal Pernah Tinggalkan Ducati

“Harapan saya pribadi sebagai pelatih, saya berharap semoga siswa-siswa saya bisa jadi lebih cepat beradaptasi dengan motor-motor berperforma tinggi.” Tutup pria ramah yang biasa dipanggil Komandan ini. [Po/Byu]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *